Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

RE3 FOR-E PNM Menyulap 17 Ton Pakaian Tak Terpakai Jadi Berkah bagi Nasabah Usaha Laundry

Mahisa Ayu • Minggu, 24 Mei 2026 | 12:23 WIB

 

Foto: Dok. PNM Kediri
Foto: Dok. PNM Kediri

KEDIRI, JP Radar Kediri - Kesadaran terhadap lingkungan kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam cara masyarakat memandang pakaian yang tidak lagi digunakan. Di tengah meningkatnya tren konsumsi tekstil dan fast fashion, UN Environment Programme (UNEP) pada 2025 mencatat sekitar 92 juta ton limbah tekstil dihasilkan secara global setiap tahun. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa pakaian layak pakai yang tersimpan atau tidak dimanfaatkan masih dapat memiliki nilai baru apabila dikelola dengan pendekatan yang tepat.

Melalui semangat RE3 FOR-E: Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan gerakan sederhana yang menghubungkan kepedulian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi.

Foto: Dok. PNM Kediri
Foto: Dok. PNM Kediri

Mengusung pesan “Dari yang Tak Terpakai, Ada Dampak yang Terus Tumbuh”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT PNM ke-27 sekaligus ajakan bagi Insan PNM untuk melihat kembali bahwa setiap barang yang tidak lagi digunakan dapat menjadi awal dari manfaat baru.

Baca Juga: Meneladani Semangat BJ Habibie, PNM Kediri Berdayakan Spiritual Masyarakat

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 17 ton pakaian layak pakai berhasil terkumpul dari berbagai wilayah PNM di Indonesia. Lebih dari 270 nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha laundry turut dilibatkan untuk mencuci dan merapikan pakaian donasi tersebut sebelum disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

Keterlibatan ini tidak hanya mendukung pengurangan limbah pakaian, tetapi juga membuka peluang tambahan pendapatan bagi nasabah, sehingga gerakan peduli lingkungan dapat berjalan berdampingan dengan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh pengusaha ultra mikro. Sejalan dengan pesan program, “Setiap Baju yang Kamu Berikan, Menjadi Satu Harapan yang Mereka Lanjutkan.”

Foto: Dok. PNM Kediri
Foto: Dok. PNM Kediri

Selain pakaian, hasil donasi buku anak-anak juga disalurkan ke Ruang Pintar PNM di Berbek Nganjuk ,sebagai bentuk dukungan terhadap akses bacaan dan pendidikan bagi anak-anak di sekitar wilayah pemberdayaan PNM. Melalui kegiatan ini, PNM Cabang Kediri,  berharap RE3 FOR-E tidak berhenti sebagai gerakan pengumpulan donasi, melainkan menjadi ruang kolaborasi yang menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, memberi manfaat bagi nasabah, serta membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi anak-anak.

Baca Juga: Ramadan Madani, PNM Hadirkan Senyum Anak Yatim di Kediri dan 57 Titik se-Indonesia

Ibu Yuliyem, nasabah PNM Cabang Kediri yang memiliki usaha laundry, menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam program RE3 memberi dampak nyata bagi usaha yang ia jalankan.

“Terimakasih kepada  PNM, di ulang tahunya yang ke 27 ini, ikut berbagi rezeki dengan memberikan pekerjaan me-laundry pakaian layak pakai yang akan disumbangkan, sehingga menambah pendapatan saya” ujarnya.

 Melalui program RE3 FOR-E, PNM ingin menunjukkan bahwa gerakan kecil dapat menghadirkan dampak yang luas. Pakaian yang sebelumnya tidak terpakai dapat menjadi manfaat bagi penerima, menjadi peluang pendapatan bagi nasabah laundry, dan melalui donasi buku, turut membuka ruang belajar bagi anak-anak. Inilah semangat HUT PNM ke-27, bersama di setiap langkah, menemani di setiap perjuangan.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#PNM Peduli #laundry #PNM Kediri