KEDIRI, JP Radar Kediri- Persik Kediri masih bisa menentukan nasibnya sendiri di BRI Super League. Syaratnya hanya bermain imbang sekali. Gampang bukan? Sore nanti, nasib tim berjuluk Macan Putih tersebut akan terjawab melalui laga kontra Semen Padang FC.
Jika hasilnya imbang atau menang, Persik Kediri bisa dipastikan bertahan di kompetisi sepak bola paling tinggi di Tanah Air. Sebaliknya, apabila kalah, nasibnya akan bergantung pada laga tim lain. Yaitu Persis Solo.
Skema lainnya, Persik Kediri harus bisa mengambil poin di dua laga terakhirnya. Yakni laga kontra Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya. Oleh karena itu, Macan Putih tidak boleh terlena!
“Laga melawan Semen Padang sangat penting bagi kami, kami butuh kemenangan dari laga ini,” kata Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres.
Rupanya, pelatih asal Spanyol itu tak mau menggantungkan nasib anak asuhnya pada tim lain. Dalam laga ini, dia sudah menyiapkan strategi untuk menantang sang Kabau Sirah-julukan Semen Padang FC.
Baca Juga: Sembuh! Gelandang Persik Kediri Jon Toral Tersedia Jelang Laga Kontra Semen Padang FC
Dia juga sudah mengantongi apa-apa yang menjadi kelemahan dan kelebihan lawan. Meski waktu persiapan yang dimiliki pendek, tim tetap menyempatkan diri untuk mematangkan game plan sebelum bertolak ke Ranah Minang.
“Saya sudah bicarakan ke pemain kalau tugas belum selesai, masih butuh satu poin, jadi kami harus lakukan segalanya untuk meraih kemenangan di laga ini,” tekannya.
Secara statistik, performa Persik Kediri lebih unggul dari Semen Padang FC. Di samping itu, Semen Padang FC sejatinya sudah terlempar dari Super League. Harusnya, skuad Macan Putih bisa membawa pulang tiga poin dengan mudah.
Apalagi, kondisi tim juga dalam keadaan bagus. Yang mana, para pemain Macan Putih saat ini tidak ada yang harus menjalani hukuman kartu. Baik kartu merah ataupun akumulasi kartu kuning.
Selanjutnya, para pemain Persik juga tidak ada yang mendapat cedera serius dari laga terakhir kontra Arema FC. Setidaknya, Marcos tak perlu pusing lantaran stok pemainnya berkurang.
Hanya saja, pelatih berusia 41 tahun itu tetap merasa harus waspada. Sebabnya, skuad Kabau Sirah akan bermain tanpa beban. Menang atau kalah, posisinya akan tetap di zona merah.
Di samping itu, manajemen tim lawan juga menurunkan harga tiket pertandingan. Yang mana, tribun Stadion H. Agus Salim dimungkinkan akan penuh oleh suporter Kabau Sirah.
“Laga ini tetap berbahaya. Tapi kami butuh tiga poin, dan kami sangat serius terkait ini,” katanya untuk meyakinkan bahwa anak asuhnya akan mengejar kemenangan.
Seperti diketahui, Persik Kediri masih memiliki tiga sisa laga di Super League. Pasca melawan Semen Padang FC di Stadion H. Agus Salim nanti sore, tim akan berhadapan dengan Persija Jakarta pada Sabtu (16/5) depan di Stadion Brawijaya. Setelahnya, di laga penutup, skuad Macan Putih akan menantang Persebaya Surabaya pada Sabtu (23/5) di Gelora Bung Tomo, Surabaya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita