JP Radar Kediri – Pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) tahun anggaran 2026 untuk Tahap 3 dan 4 menjadi angin segar bagi jutaan para pencari kerja.
Tak tanggung-tanggung, BGN memastikan akan membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 3 dan 4 dengan kuota jumbo, yakni sebanyak 32.460 formasi.
Rekrutmen ini sebagai tanggung jawab besar dalam mengoordinasikan kebijakan teknis dan distribusi gizi di seluruh Indonesia, sebagaimana Perpres Nomor 83 Tahun 2024.
Berbeda dengan tahap sebelumnya yang memiliki kriteria spesifik, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa rekrutmen lanjutan ini akan dibuka secara luas untuk masyarakat umum.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB untuk pelaksanaan seleksi PPPK tahap 3 dan 4. Kali ini, pintu dibuka untuk pelamar umum," ungkap Dadan dalam Rapat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1/2026).
Dikutip dari Instagram @rekrutmencpns,id, Kepala BGN Dadan Hindayana menginformasikan pihaknya akan berencana membuka rekrutmen dengan menyiapkan 32.460 kuota yang dibuka untuk seluruh masyarakat umum dengan target total penerimaan mencapai 99 ribu pegawai pada 2026.
BGN menginformasi belum dapat menjelaskan kapan resmi jadwal rekrutmen tahap 3 dan 4 akan dilakukan, dikarenakan pihaknya masih berfokus pada penyelesaian rekrutmen tahap 2 yang tengah berlangsung hingga 31 Januari 2026.
Pada seleksi Tahap 2 yang baru saja berlalu, BGN lebih memfokuskan rekrutmen pada posisi manajerial unit pelayanan. Dari total 32.000 formasi, sebanyak 31.250 posisi dialokasikan khusus untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Posisi strategis ini diisi oleh lulusan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia.
Jadwal Pendaftaran PPPK BGN Tahap 3 dan 4
Meski tanggal pastinya akan diumumkan secara berkala melalui kanal resmi, pembukaan seleksi tahap selanjutnya diprediksi akan berlangsung pada tahun 2026 ini.
Rekrutmen ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan proses seleksi berjalan kompetitif dan transparan. Calon pelamar disarankan untuk memantau portal SSCASN BKN secara rutin.
Syarat dan Dokumen Pendaftaran PPPK BGN 2026
Untuk bergabung dengan embaga yang dipimpin oleh Dadan Hindayana ini, pelamar harus memenuhi kriteria umum pendaftaran PPPK, di antaranya:
Kewarganegaraan: Warga Negara Indonesia (WNI).
Usia: Minimal 20 tahun dan maksimal satu tahun sebelum batas usia pensiun pada jabatan yang dilamar.
Kualifikasi Pendidikan: Sesuai dengan formasi yang dibutuhkan (linier).
Dokumen Wajib: * Scan KTP asli.
Ijazah dan Transkrip Nilai asli.
Pas foto terbaru latar belakang merah.
Surat Pernatayan dan Surat Lamaran sesuai format instansi.
Dokumen pendukung relevan lainnya (sertifikat kompetensi jika diminta).
Baca Juga: Pendaftaran PPPK 2026 Dibuka, BGN Siapkan 32.460 Kuota, Cek Disini!
Rincian Tugas dan Peran Badan Gizi Nasional
BGN bukan sekadar lembaga baru; instansi ini mengelola anggaran hingga Rp71 triliun untuk memastikan ketahanan gizi nasional. Beberapa fungsi utama BGN yang akan dijalankan oleh para calon PPPK terpilih meliputi:
Penyusunan dan koordinasi kebijakan teknis tata kelola gizi.
Distribusi dan penyediaan asupan gizi nasional.
Promosi, kerja sama, serta pengawasan pemenuhan gizi di masyarakat.
Cara Mendaftar Melalui Portal SSCASN
Proses pendaftaran dilakukan secara daring (online) untuk menjaga integritas seleksi. Berikut langkah-langkahnya:
Akses situs resmi sscasn.bkn.go.id.
Buat akun menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga (KK).
Pilih instansi Badan Gizi Nasional dan jenis formasi yang diinginkan.
Unggah dokumen persyaratan dalam format yang ditentukan (PDF/JPG).
Cetak kartu informasi akun dan kartu pendaftaran sebagai bukti.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil