Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waspada! Ratusan Warga Terjangkit ISPA, Dinkes Kota Kediri Imbau Pakai Masker

Redaksi Radar Kediri • Sabtu, 6 Juni 2026 | 23:30 WIB
Sejumlah warga sadang mengantri untuk layanan kesehatan di RS Gambiran
Ilustrasi ejumlah warga sadang mengantri untuk layanan kesehatan di RS Gambiran

KOTA, JP Radar Kediri– Musim kemarau yang mulai berlangsung di Kota Kediri membawa dampak kesehatan masyarakat. 

Meningkatnya debu akibat minimnya curah hujan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap munculnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Bahkan, ratusan orang dilaporkan terjangkit penyakit tersebut.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menunjukkan, hingga awal Mei tercatat ada sebanyak 931 kasus ISPA.

Kemudian dilanjut dengan laporan ratusan kasus di minggu berikutnya. Angka tersebut diperoleh dari laporan kunjungan pasien di 9 puskesmas dan 11 rumah sakit yang berada di wilayah Kota Tahu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri Hendik Supriyanto menjelaskan bahwa meningkatnya paparan debu selama musim kemarau menjadi salah satu faktor yang dapat memicu gangguan saluran pernapasan.

Baca Juga: Tiga Bulan Awal 2026, Dinkes Kota Kediri Temukan 65 Kasus HIV Baru

Ketika curah hujan berkurang, partikel debu lebih mudah beterbangan dan terhirup masyarakat.

Terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama. Pun warga yang banyak aktivitas di jalan, seperti pengendara motor.

“Debu menjadi salah satu faktor yang cukup berpengaruh terhadap gangguan saluran pernapasan,” jelas Hendik.

Meski demikian, dia menegaskan bahwa data kasus tersebut merupakan jumlah kunjungan pasien ke fasilitas kesehatan yang ada di Kota Kediri.

Data tersebut tidak secara khusus hanya warga Kota Kediri saja. Karena pencatatan dilakukan berdasarkan kunjungan layanan kesehatan tanpa melihat asal domisili pasien.

“Data yang masuk berasal dari 9 puskesmas dan 11 rumah sakit. Jadi pasien yang tercatat bisa berasal dari Kota Kediri maupun dari luar Kota Kediri yang berobat di fasilitas kesehatan yang ada di sini,” terangnya.

Menurutnya, kasus ISPA merupakan salah satu penyakit yang seringkali meningkat saat musim kemarau.

Selain debu, kualitas udara yang menurun akibat polusi kendaraan bermotor juga dapat memperparah kondisi saluran pernapasan.

Khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Dinkes Kota Kediri mengimbau masyarakat agar lebih disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan.

Salah satunya dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Terutama saat berada di jalan raya atau lokasi yang banyak terdapat debu.

Selain penggunaan masker, masyarakat juga diminta menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat.

Baca Juga: Setahun, Ratusan Kasus Baru HIV/AIDS di Kota Kediri, Ini Langkah Dinkes

Konsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, istirahat yang cukup, serta rutin berolahraga menjadi langkah penting untuk meningkatkan imunitas. Sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.

“Menjaga imunitas tubuh sangat penting. Selain memakai masker saat berada di lingkungan berdebu, masyarakat juga perlu rutin berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat agar daya tahan tubuh tetap terjaga,” tambah Hendik.

Dinkes Kota Kediri juga mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.

Seperti batuk, pilek, tenggorokan sakit, atau sesak napas yang tidak kunjung membaik. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius.

Dengan mulai meningkatnya intensitas musim kemarau, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap dampak kesehatan yang ditimbulkan.

Upaya pencegahan sederhana seperti menggunakan masker, mengurangi paparan debu, serta menjaga kebugaran tubuh diharapkan mampu menekan risiko peningkatan kasus ISPA dalam beberapa bulan ke depan. (c1/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #dinas kesehatan #cuaca #kemarau 2026 #ispa