Terekam Satu Gempa Tektonik Jauh di Gunung Kelud, Ada Apa? Begini Statusnya menurut Pusat Vulkanologi

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 22:00 WIB
Wisata alam Gunung Kelud.
Wisata alam Gunung Kelud.

 

JP Radar Kediri-  Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau stabil. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Kelud periode pengamatan Minggu (26/7), tidak ditemukan peningkatan aktivitas vulkanik. Status Gunung Kelud tetap berada di Level I (Normal).


Secara visual, puncak Gunung Kelud terlihat jelas hingga sesekali tertutup kabut tipis. Pengamat tidak mencatat adanya embusan asap dari kawah.

Kondisi danau kawah juga masih normal dengan warna air hijau dan bualan air yang tampak samar.


Hasil pemantauan menunjukkan suhu air danau kawah mencapai 28,71 derajat Celsius.

Kondisi tersebut dinilai masih dalam batas normal dan belum mengindikasikan adanya perubahan aktivitas di bawah permukaan.


Dari sisi kegempaan, selama 24 jam pengamatan hanya terekam satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4 milimeter, selisih waktu gelombang S-P 15,24 detik, dan durasi 54 detik.

Tidak ada gempa vulkanik maupun aktivitas seismik lain yang berkaitan langsung dengan dinamika Gunung Kelud.


Cuaca di kawasan gunung didominasi kondisi cerah hingga berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut, selatan, dan barat daya, dengan suhu udara berkisar 19–30 derajat Celsius serta kelembapan 52–64 persen.

Baca Juga: Pusat Vulkanologi Minta Masyarakat dan Penambang Waspadai Potensi Lahar, Begini Status Gunung Kelud
Meski aktivitas gunung masih normal, PVMBG tetap mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati area kawah dalam radius 1 kilometer.

 Selain itu, warga yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Kelud diminta tetap mewaspadai potensi lahar apabila terjadi hujan di kawasan puncak.


PVMBG menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat indikasi peningkatan aktivitas Gunung Kelud.

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan, serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari Pos Pengamatan Gunungapi Kelud dan Badan Geologi.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : pvmbg, Radar Kediri
status gunung kelud gempa Kawah