Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Puluhan Masjid Muhammadiyah di Kediri Raya Gelar Salat Tarawih Selasa Malam, Mulai Awal Puasa Pada 18 Februari

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 18 Februari 2026 | 20:39 WIB
FOKUS: Tim kemenag melihat hilal menggunakan teropong di menara MAN 3 Kediri, Selasa sore (17/2).
FOKUS: Tim kemenag melihat hilal menggunakan teropong di menara MAN 3 Kediri, Selasa sore (17/2).

KEDIRI, JP Radar Kediri—Puluhan masjid Muhammadiyah di Kediri Raya mulai menggelar salat tarawih, Selasa (17/2) malam. Hal tersebut menyusul hasil hisab Ramadan yang jatuh pada Rabu (18/2) ini.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kediri Ikhwan Nurhadi mengatakan, pelaksanaan tarawih di 63 masjid Muhammadiyah tadi malam, mengacu pada hasil hisab Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.

“Kami menjalankan keputusan PP Muhammadiyah. Untuk Muhammadiyah serentak besok (18/2) puasa,” kata Ikhwan tentang hasil hisab dengan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) tersebut.

Penetapan 1 Ramadan 1447 H, kata Ikhwan, juga didasarkan visibilitas hilal terpenuhi di wilayah Alaska sebelum berakhirnya tanggal global 17 Februari. Dengan hasil tersebut, 18 Februari 2026 ditetapkan sebagai awal Ramadan.

“Konsep ini dikenal dengan prinsip kesatuan matra atau kesatuan wilayatul ardh (wilayah bumi), yang memperluas konsep wilayatul hukmi yang selama ini berlaku dalam satu negara,” lanjutnya.

Muhammadiyah, jelas Ikhwan, juga tetap berpegang pada kriteria hasil Kongres Internasional Penyatuan Kalender 2016. Yaitu mensyaratkan tinggi hilal minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat.

Meski terdapat perbedaan awal puasa dengan pemerintah dan ormas lain yang masih menunggu hasil rukyatul hilal, Muhammadiyah memastikan pelaksanaan ibadah tetap berjalan sesuai keyakinan dan dasar ilmiah yang ditetapkan.

Dia juga mengimbau anggota Muhammadiyah untuk tetap menjaga ukhuwah. Serta saling menghormati perbedaan dalam menentukan awal Ramadan.

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri Achmad Faiz mengatakan, di Kabupaten Kediri baru Muhammadiyah yang sudah memastikan puasa mulai Rabu (18/2) ini.

“Belum ada (yang puasa Rabu) selain Muhammadiyah. Kalau di Situbondo malah ada yang mulai hari ini (17/2),” kata pria yang akrab disapa Faiz itu.

Terkait pelaksanaan rukyatul hilal yang digelar pemerintah bersama organisasi masyarakat, menurut Faiz baru digelar kemarin sore. Selebihnya, kemenag juga masih menunggu sidang isbat.

“Pemerintah masih menunggu ikhbar malam ini (17/2). Tapi kemungkinan baru puasa Kamis (19/2),” jelas pria yang kemarin sore mengikuti rukyatul hilal di MAN 3 Kediri, di Kecamatan Kandangan itu.

Sementara itu, selain puluhan masjid Muhammadiyah di Kabupaten Kediri, sekitar 30 masjid Muhammadiyah di Kota Kediri juga menggelar salat tarawih tadi malam.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri Achmad Khoirudin mengatakan, seluruh masjid Muhammadiyah mulai tarawih tadi malam. “Hampir 30 masjid sudah mulai salat tarawih nanti malam (17/2),” katanya.

Meski sudah menetapkan awal Ramadan lebih dulu dibanding pemerintah, menurutnya itu tidak menjadi masalah. Termasuk dengan kemungkinan perbedaan awal puasa setelah sidang isbat ditetapkan.

“Perbedaan seperti itu tidak masalah. Artinya jangan sampai dijadikan sebab perselisihan, pertengkaran. Jadi disikapi secara bijak, tidak masalah,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri A. Zamroni mengatakan, secara resmi awal puasa memang baru ditetapkan setelah sidang isbat.

“Sebagaimana yang dijadikan pedoman pemerintah, mengumumkannya berdasarkan rukyatul hilal dan dipadukan dengan hisab, didasarkan pada sidang isbat. Nanti kementerian agama akan melaksanakan rukyatul hilal di beberapa titik,” ungkap Zamroni.

Dia mengatakan, pemantauan hilal itu tidak bisa dilakukan di wilayah Kota Kediri karena faktor kondisi geografis.

Melainkan, Kemenag Kota Kediri akan mengikuti rukyatul hilal di Pantai Wlingi, Blitar, serta di MAN 3 Kediri, di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.

“Kami bagi (petugas) sebagian di Pantai Wlingi, Blitar, dan sebagian di MAN Kandangan,” bebernya sembari menyebut, hasil pemantauan itu setidaknya bisa diketahui di atas pukul 19.00. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

         

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#hilal #PD Muhammadiyah #PDM #puasa #kediri raya #tarawih #Muhammadiyah #1 ramadan #Kemenag