KEDIRI, JP Radar Kediri - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri yang berdiri di tahun 2012 dengan perjalanannya selama ini hingga tahun 2025 telah mengalami banyak pasang surut dalam melakukan pelayanan publik khususnya dalam bidang pelayanan keimigrasian. Dibawah kepemimpinan Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra, insan Kantor Imigrasi Kediri patut berbangga karena ada beberapa catatan emas yang ditorehkan dalam kinerja.
Beberapa catatan emas yang patut dibanggakan adalah dalam hal Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada tahun 2025. Tahun ini, Kantor Imigrasi Kediri melampaui target PNBP sebesar Rp. 9.504.448.000 (Sembilan Milyar Lima Ratus Empat Juta Empat Ratus Empat Puluh Delapan Ribu Rupiah) dengan penerimaan PNBP Per 18 Desember 2025 sebesar Rp. 26.471.121.294 (Dua Puluh Enam Milyar Empat Ratus Tujuh Puluh Satu Juta Seratus Dua Puluh Satu Ribu Dua Ratus Sembilan Puluh Empat Rupiah) dan masih akan bertambah.
Penerimaan di tahun 2025 ini melampaui penerimaan di tahun 2024 sebesar Rp. 20.141.778.164 (Dua Puluh Milyar Seratus Empat Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Delapan Ribu Seratus Enam Puluh Empat Rupiah).
Di bidang Penegakan hukum keimigrasian, Kantor Imigrasi Kediri berhasil melakukan 10 (sepuluh) Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) terhadap Warga Negara Asing yang terbukti melakukan pelanggaran. TAK ini berupa pendeportasian dan pencantuman nama WNA di daftar penangkalan, di antara TAK ini juga terdapat 2 (dua) WNA yang berhasil ke proses peradilan dan terbukti melanggar hukum keimigrasian.
Keberhasilan penegakan hukum keimigrasian yang dilakukan oleh seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kediri juga berbuah penghargaan kepada salah satu pegawai yang menerima penghargaan Wira Wibawa Dharmesti dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Pengawasan Orang Asing dan Penegakan Hukum Keimigrasian adalah salah satu perhatian saya dalam memimpin Kantor Imigrasi Kediri. Dengan penguatan kedua hal ini, Kami berusaha menjaga kondusifitas masyarakat dan iklim investasi di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kediri dari gangguan Orang Asing yang tidak berkepentingan dan berpotensi mengganggu,” ujar Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra, Kepala Kantor Imigrasi Kediri.
Keberhasilan Kantor Imigrasi Kediri dalam melaksanakan operasi pengawasan orang asing terllihat pada operasi Wirawaspada di bulan Juli dengan target operasi di Kampung Bahasa, Pare. Pada saat operasi ini terjaring 3 (tiga) WNA berkewarganegaraan Jepang, Pakistan dan Yaman.
Penindakan terakhir dilakukan Kantor Imigrasi Kediri terhadap 2 (dua) warga negara Iran yang terbukti melakukan tindak pidana dengan motif hipnotis. Kedua warga negara Iran yang mempunyai hubungan keluarga ayah dan anak dideportasi setelah selesai menjalani pidana penjara.
Di bidang pelayanan paspor, per tanggal 18 Desember 2025, Kantor Imigrasi Kediri telah menerbitkan 38.726 paspor yang telah melampaui permohonan paspor di tahun 2024 sebesar 47.921 paspor. Meskipun per 1 Februari 2025, Kantor Imigrasi Kediri hanya menerbitkan paspor elektronik tetapi tidak menyurutkan minat masyarakat untuk mengajukan permohonan paspor.
Seperti diketahui biaya PNBP Paspor elektronik lebih besar dibandingkan dengan PNBP Paspor biasa. Bahkan pemohon paspor banyak berasal dari luar wilayah kerja Kantor Imigrasi Kediri seperti Surabaya, Blitar, dan Malang.
Sedangkan di bidang pelayanan Izin Tinggal, per tanggal 18 Desember 2025, Kantor Imigrasi Kediri telah menerbitkan 731 Izin Tinggal bagi WNA dengan rincian, penerbitan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) sebanyak 329 orang, penerbitan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) sebanyak 384 orang, penerbitan Izin Tinggal Tetap (ITAP) sebanyak 18 orang dan penerbitan Affidavit bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda sebanyak 9 orang.
Baca Juga: Kaleidoskop Satu Dekade Shopee: Menciptakan Dampak bagi Ekosistem melalui Inovasi & Kolaborasi
“Dengan meningkatnya capaian kinerja dari Kantor Imigrasi Kediri, kami berterima kasih kepada kepercayaan masyarakat terhadap Kantor Imigrasi Kediri. Hal ini akan menjadi semangat untuk terus melakukan perbaikan untuk kinerja yang lebih baik di tahun mendatang,” ujar Antonius.
Editor : Anwar Bahar Basalamah