JP Radar Kediri – Keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di final turut membuat bek kiri La Roja, Marc Cucurella, harus menepati dua nazar besar yang sempat ia ucapkan sebelum turnamen berlangsung membuat tato wajah pelatih Luis de la Fuente, sekaligus mengumumkan pensiun da
"Kalau kami menjuarai Piala Dunia, saya akan menato wajah Luis de la Fuente di tubuh saya," ujarnya, sebagaimana dilansir talkSport.
Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Argentina Turun Takhta!
Nazar tato ini bahkan disebut lebih berani dibanding janji Cucurella sebelumnya. Usai kesuksesan Spanyol menjuarai Euro 2024, ia sempat berjanji akan mewarnai rambut panjang khasnya menjadi merah janji yang benar-benar ia tunaikan kala itu.
Usai laga final, saat diwawancarai wartawan, Cucurella mengakui belum memutuskan kapan dan di bagian tubuh mana tato tersebut akan ditempatkan. "Saya tidak tahu. Saya belum memutuskan. Saya perlu memikirkannya, perlu memikirkan di mana menempatkannya," ujarnya dikutip dari ESPN.
Ia menambahkan bahwa lokasi tato tersebut kemungkinan besar harus berada di bagian tubuh yang mudah terlihat, mengingat publik pasti akan terus menanyakan perkembangan janjinya itu. "Orang-orang pasti akan menanyakan itu juga, jadi harus diletakkan di bagian yang terlihat. Kita masih punya perjalanan panjang sekarang. Saya harap orang-orang memberi saya ide. Saya akan mempertimbangkannya, lalu waktunya akan tiba untuk melakukannya," katanya.
Selain soal tato, Cucurella turut mengungkapkan nazar keduanya, yakni akan pensiun dari kancah internasional bersama Timnas Spanyol begitu berhasil membawa timnya menjuarai Piala Dunia. Keputusan tersebut didasari keyakinannya bahwa merengkuh gelar juara dunia akan menjadi penyempurna perjalanan kariernya bersama La Roja, mengingat ia sudah lebih dulu merasakan manisnya gelar Piala Eropa pada 2024.
Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama media L’Equipe menjelang final, pemain berusia 27 tahun itu menegaskan kesiapannya meninggalkan panggung sepak bola internasional. "Jika kami menjuarai Piala Dunia, saya akan menghubungi Luis keesokan harinya untuk tidak memanggil saya lagi ke tim nasional," ujarnya. "Dengan Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia, saya tidak bisa berbuat lebih baik lagi," tambahnya.
Sepanjang turnamen, Cucurella menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini pertahanan Spanyol, tampil penuh di setiap menit pertandingan hingga membawa timnya melangkah ke final untuk pertama kalinya sejak menjadi juara dunia pada 2010. Ia merupakan bagian dari generasi kedua pemain Spanyol yang berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia bagi negaranya.
(Penulis : Zebita Rizqi Priyangga, mahasiswa magang dari Universitas Negeri Yogyakarta)
Editor : Mahfud