Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Kena Iklan yang "Nebak" Isi Chat, Ini Penjelasannya

S
Ilustrasi iklan yang terasa "menebak" isi chat
Ilustrasi iklan yang terasa "menebak" isi chat

Advertisement

JP Radar Kediri - Pasti Kalian Pernah, baru saja ngobrol soal suatu barang di chat, eh beberapa menit kemudian iklannya sudah nongol di Instagram atau Tiktok? Banyak orang langsung curiga kalau HP-nya “disadap” atau isi chat-nya dibaca diam diam.

Padahal faktanya tidak sesederhana itu. Fenomena ini muncul karena kombinasi sistem personalisasi berbasis AI, pelacakan aktivitas lintas aplikasi, sampai kata kunci yang tanpa sadar terekam dari perangkat kita sendiri.

Biar tidak salah paham, berikut penjelasan soal apa saja yang sebenarnya terjadi di balik layar. Salah satu penyebab utamanya adalah media sosial, browser, sampai marketplace itu sebenarnya saling berbagi data analitik satu sama lain.

Jadi kalau kita baru cari sesuatu di satu aplikasi, platform iklan bisa langsung membaca dan menyesuaikannya dengan konten yang muncul di chat atau linimasa kita. Selain itu ada juga peran mikrofon dan asisten suara.

Kalau izin mikrofon untuk asisten virtual seperti Google Assistant atau Siri sedang aktif, perangkat bisa "mendengar" kata kunci tertentu, misalnya nama produk atau merek, lalu menampilkannya sebagai iklan tidak lama setelahnya.

Advertisement

Yang sering luput dari perhatian adalah soal metadata chat. Meskipun pesan di aplikasi seperti WhatsApp sudah terenkripsi dan aman, bukan berarti sistem tidak tahu apa-apa. Metadata seperti jam berapa kita mengetik, seberapa sering ngobrol dengan kontak tertentu, atau link yang dibagikan tetap bisa dibaca algoritma untuk menyimpulkan minat kita.

Terakhir, ada juga soal izin aplikasi pihak ketiga. Aplikasi gratisan, terutama game atau aplikasi edit foto, biasanya minta izin akses macam-macam saat pertama diinstal, termasuk melacak aktivitas layar atau penggunaan aplikasi lain. Dari situ, data minat kita ikut terkumpul tanpa benar-benar disadari.

Jadi, Chat Kita Beneran Dibaca?
Tenang, bukan berarti ada orang yang benar-benar membaca chat pribadi kita satu per satu. Yang terjadi lebih ke arah AI mengumpulkan banyak sekali titik data dari jutaan pengguna dengan pola yang mirip, lalu memprediksi kebutuhan kita berdasarkan pola tersebut. Makanya terasa seperti "ditebak", padahal itu murni hasil kalkulasi statistik yang kebetulan akurat.

Cara Menguranginya
Kalau merasa terganggu dengan iklan yang terlalu personal seperti ini, ada beberapa langkah yang bisa dicoba untuk memperketat privasi di perangkat:

Matikan fitur "Personalisasi Iklan" di pengaturan akun Google. Nonaktifkan izin mikrofon, kamera, dan pelacakan untuk aplikasi yang sebenarnya tidak butuh akses itu. Batasi izin "Tampilkan di Atas Aplikasi Lain" dan rutin bersihkan cache di browser.

Advertisement

Artikel Terkait

Pangkas Biaya Angkut Panen, Truckpool Hadirkan Fitur Konsolidasi Muatan untuk Petani Kediri

Pangkas Biaya Angkut Panen, Truckpool Hadirkan Fitur Konsolidasi Muatan untuk Petani Kediri

Tingginya biaya pengangkutan hasil panen kerap menjadi masalah tersendiri bagi para petani di Kediri dan sekitarnya. 

Transformasi Layanan TASPEN, Autentikasi Pensiun Cukup dari Rumah Saja

Transformasi Layanan TASPEN, Autentikasi Pensiun Cukup dari Rumah Saja

Di setiap awal bulan, PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Kediri selalu mengingatkan seluruh peserta pensiun di wilayah Kediri Raya

TikTok Kini Bisa Dipakai Buat Telpon-Telponan, Ini Deretan Fitur Barunya

TikTok Kini Bisa Dipakai Buat Telpon-Telponan, Ini Deretan Fitur Barunya

TikTok kembali menghadirkan kejutan buat penggunanya. Kali ini bukan soal tren video atau efek baru, tapi soal fitur panggilan suara langsung dari Direct Message DM.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer