Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Kelud hingga Butak, Ini 6 Spot Camping di Jawa Timur

S
Sejumlah tenda berdiri di kawasan pegunungan. Camping menjadi pilihan untuk menikmati udara sejuk, pemandangan alam, dan suasana malam dari ketinggian. (Pinterest/Lisa Peters)
Sejumlah tenda berdiri di kawasan pegunungan. Camping menjadi pilihan untuk menikmati udara sejuk, pemandangan alam, dan suasana malam dari ketinggian. (Pinterest/Lisa Peters)

Advertisement

JP Radar Kediri - Camping di gunung bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan akhir pekan sambil menikmati udara sejuk dan pemandangan dari ketinggian. Jawa Timur memiliki sejumlah jalur pendakian dengan area yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda, mulai dari jalur singkat untuk pemula hingga pendakian panjang yang membutuhkan persiapan lebih matang.

Berikut enam spot camping di jalur pendakian Jawa Timur yang dapat dipertimbangkan.

1. Gunung kelud via Karangrejo, Blitar

Pendakian Gunung Kelud melalui Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, menawarkan jalur yang melewati kawasan hutan hingga medan terbuka. Area Pos 4 sering dipilih untuk beristirahat dan mendirikan tenda sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan yang lebih tinggi.

Selepas pos tersebut, jalur mulai lebih menanjak sehingga pendaki perlu mempersiapkan kondisi fisik, persediaan air, dan perlengkapan yang memadai.

Advertisement

2. Puncak Sarah Klopo, Mojokerto

Puncak Sarah Klopo berada di kawasan Gunung Penanggungan dan dapat diakses melalui Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Jalurnya relatif singkat dan menyuguhkan pemandangan pegunungan serta sejumlah peninggalan bersejarah.

Area camping di bagian atas tidak terlalu luas sehingga lebih sesuai untuk kelompok kecil. Pendaki juga perlu membawa air yang cukup karena sumber air sulit ditemukan di sepanjang jalur.

3. Gunung Pundak, Mojokerto

Gunung Pundak berada di kawasan Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Jalurnya cukup populer di kalangan pendaki karena waktu tempuhnya tidak terlalu panjang. Salah satu area yang biasa dipilih untuk camping adalah puthuk siwur. Dari kawasan tersebut, pendaki dapat menikmati pemandangan gunung welirang serta suasana pegunungan yang terbuka ketika cuaca cerah.

4. Gunung Panderman, Kota Batu

Gunung Panderman dapat didaki melalui Basecamp Toyomerto di Desa Pesanggrahan, Kota Batu. Salah satu tempat yang sering digunakan untuk mendirikan tenda adalah Latar Ombo karena memiliki area yang cukup lapang.

Pada malam hari, pendaki dapat melihat cahaya Kota Batu dari ketinggian. Meski kerap dipilih pemula, beberapa bagian jalurnya tetap menanjak dan dapat menjadi licin saat hujan.

5. Gunung Bokong, Kota Batu

Gunung Bokong berada di kawasan Desa Pesanggrahan, Kota Batu, tidak jauh dari jalur Panderman dan Butak. Waktu pendakiannya relatif singkat sehingga dapat menjadi pilihan bagi pemula yang ingin mencoba camping di gunung.

Advertisement

Artikel Terkait

Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Rupiah Diperkirakan Bergerak Fluktuatif Hari Ini

Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Rupiah Diperkirakan Bergerak Fluktuatif Hari Ini

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan Selasa (21/7/2026).

Viral Taruhan Piala Dunia 2026, Jumlahnya Fantastis 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta 

Viral Taruhan Piala Dunia 2026, Jumlahnya Fantastis 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta 

Belakangan ini beredar sebuah foto yang memperlihatkan surat perjanjian taruhan fantastis menjelang laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina.

Siapa Kepala BGN yang Baru? Ini Profil Sudaryono, Wamentan yang Ditunjuk Prabowo Gantikan Nanik S Deyang

Siapa Kepala BGN yang Baru? Ini Profil Sudaryono, Wamentan yang Ditunjuk Prabowo Gantikan Nanik S Deyang

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer