KABUPATEN, JP Radar Kediri- Hujan deras disertai angin kencang pada Jumat (21/3) sore lalu membawa bencana.
Sedikitnya ada 17 rumah yang atapnya rusak, dan sembilan titik pohon tumbang di tujuh kecamatan akibat sapuan angin selama beberapa menit itu.
Untuk diketahui, hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kabupaten Kediri selama sekitar 90 menit.
Yakni, mulai pukul 15.00 hingga pukul 16.30. Saat itulah, angin kencang yang hanya terjadi selama beberapa menit itu membawa bencana
“Dari laporan yang kami terima ada sembilan titik pohon tumbang di sembilan desa dari tujuh kecamatan,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno.
Bencana pohon tumbang di antaranya terjadi di Desa Padangan, Kayenkidul.
Pohon besar yang tersapu angin itu ambruk dan menutup jalan desa.
Selanjutnya, di Desa Wonorejo, Puncu pohon sengon juga tumbang dan sempat menutup akses jalan.
Demikian pula pohon tumbang di Desa/Kecamatan Plemahan dan Desa Sambirejo, Pare yang sempat menyulitkan warga karena menutupi akses jalan.
“Lalu lintas sempat terhambat. Untungnya tidak sampai lama tim dari BPBD dibantu warga dan relawan langsung melakukan penanganan,” lanjut Djoko.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Gogo Card yang Dapat Membalikkan Keadaan Magic Chess: Go Go 2025
Tidak hanya menutup akses jalan, di Desa Sepawon, Plosoklaten, pohon tumpeng yang ambruk mengenai atap rumah warga.
Demikian pula di Desa Ponggok, Mojo. Pohon tumbang di sana menutup akses jalan dan menimpa atap tiga rumah warga.
“Tiga atap rumah warga rusak,” terang Djoko sembari menyebut kerusakan masuk skala ringan.
Pohon tumbang yang mengakibatkan rumah warga rusak juga terjadi di Desa Surat, Mojo, serta Desa Jagul, Ngancar.
Di dua lokasi tersebut, pohon tumbang menimpa dua rumah warga.
Yang paling parah, angin kencang di Desa Jugo, Mojo membuat 11 rumah warga rusak.
“Untuk kerusakan di Desa Jugo masih dalam proses asesmen,” paparnya.
Setelah asesmen selesai, menurut Djoko Pemkab Kediri akan menyalurkan bantuan ke sana.
Yakni berupa sembako dan sejumlah keperluan lainnya yang dibutuhkan warga.
“Total kerugiannya masih kami hitung. Setelah itu baru kami beri bantuan,” jelasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira