KEDIRI, JP Radar Kediri - Sial bagi Ahmad Nur Zam Zami, 20, warga Desa Krandang, Kecamatan Kras pada Senin siang (21/8). Truk gandeng yang dikemudikannya nyungsep di selokan jalan Totok Kerot Desa/Kecamatan Pagu. Diduga kecelakaan itu terjadi karena Ahmad menghindari sepeda motor tak dikenal.
Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Mulanya, truk gandeng bernopol L 8616 UW itu melaju dari arah utara. Sejatinya, Ahmad hanya mengemudikan truknya dengan kecepatan sedang saat itu. “Nggak sampai 60 km/jam,” ujar Indro saat ditemui di Mapolsek Pagu.
Saat mendekati tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba ada sebuah sepeda motor yang menyalip truk merah tersebut. Dari arah selatan melaju Indro Iswanto, 22, yang mengendarai truk bernopol A 8173 FD. Jaraknya sudah terlalu mepet. Sehingga kecelakaan tak terhindarkan.
Ahmad refleks membanting kemudinya. Sayang, hal itu justru membuat truk gandengnya oleng. Hingga bak truk gandengannya terperosok ke selokan. Tidak sampai di situ. Truk yang dikemudikan Ahmad juga sempat menyenggol bodi truk Indro yang sedang mengangkut tumpukan asbes.
Beruntung tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Hanya saja plengsengan selokan ambrol diakibatkan roda truk yang terperosok. Selain itu bagian depan truk yang dikendaai Ahmad penyok. Sedangkan muatan asbes yang dibawa Indro banyak mengalami kerusakan.
Kecelakaan ini sempat menimbulkan penumpukan kendaraan. Terlebih posisi truk gandeng menutupi sepertiga jalan. Alhasil, petugas kepolisian sampai harus melakukan buka tutup arus lalu lintas di sana.
Terpisah, Kapolsek Pagu AKP Suharsono mengatakan bahwa perkara ini tidak dilanjutkan ke jalur hukum. Ahmad dan Indro sepakat untuk menyelesaikan hal ini bersama. “Kedua belah pihak sudah lakukan mediasi dan keduanya damai. Total kerusakan plengsengan dan kendaraan diperkirakan Rp 5 juta,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah