Bantuan yang diberikan menyasar kebutuhan mendasar anak-anak, baik untuk keperluan sekolah maupun pemenuhan nutrisi balita.
Berdasarkan data yang dihimpun, bantuan tersebut diperuntukkan bagi tiga bersaudara. Dua di antaranya, Gilang, yang berusia 8 tahun dan Ganesh, 7 tahun, menerima bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti buku halus, kertas lipat, penggaris, map, hingga pelunasan pembayaran Lembar Kerja Siswa (LKS). Sementara itu, si bungsu Aisyah (2) mendapatkan bantuan asupan susu pertumbuhan dan popok bayi.
Langkah ini diambil setelah melihat kondisi memprihatinkan yang dialami keluarga tersebut. Ibu dari ketiga anak ini tidak dapat bekerja lantaran menderita pendarahan otak hingga mengalami kelumpuhan. Sementara sang ayah yang baru menyelesaikan masa tahanan di lembaga pemasyarakatan (Lpas) masih berjuang keras mencari pekerjaan serabutan demi menyambung hidup.
Kondisi tersebut membuat beban ekonomi keluarga kian berat. Selama ini, tumpuan hidup keluarga sebagian besar bersandar pada sang nenek yang sudah berumur 60 tahun dengan mengandalkan pendapatan dari berjualan krecek kerupuk.
"Kami hadir untuk memastikan anak-anak tetap bisa mengejar hak pendidikannya dan mendapatkan nutrisi yang cukup di tengah situasi sulit yang dialami keluarga mereka," ungkap Jesselyn Michelle Setiobudi, Founder EduHope Foundation.
Melalui uluran tangan ini, EduHope Foundation berharap dapat meringankan beban keluarga serta memberikan secercah harapan agar anak-anak tersebut tetap dapat belajar dengan tenang dan tumbuh kembang dengan baik.
Editor : Anwar Bahar Basalamah