Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rekrutmen Guru Belum Rampung: Pemkab Kediri Siapkan 20 Guru untuk Backup Sekolah Rakyat, Begini Tugasnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 13 Juli 2026 | 06:30 WIB
Tim lakukan survei ke salah satu ruang kelas. (Foto Dinsos Kabupaten Kediri)
Tim lakukan survei ke salah satu ruang kelas. (Foto Dinsos Kabupaten Kediri)

JP Radar Kediri – Jika hari ini siswa baru di berbagai jenjang pendidikan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kediri Raya baru memulainya besok (14/7).

Sebanyak 20 guru bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri akan mendampingi ratusan anak di tahap awal pembelajaran mereka.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Subur Widono mengatakan, hingga pertengahan Juli ini rekrutmen guru SR oleh Pemerintah Pusat belum tuntas.

Hasil seleksi diperkirakan baru keluar akhir September mendatang. “Karena itu, untuk sementara pemerintah daerah diminta membantu pemenuhan tenaga pendidik,” ujar Subur.

Kebutuhan guru selama masa transisi SR diperkirakan selama satu semester atau sekitar enam bulan.

Selama periode tersebut, pemerintah daerah akan mendukung operasional SR dengan penugasan guru dari sekolah negeri sesuai kebutuhan. 

“Nanti dari pihak Sekolah Rakyat akan mengirimkan surat berapa kebutuhan gurunya. Setelah itu kami koordinasikan dengan dinas pendidikan untuk pemenuhannya. Yang menentukan kebutuhan tetap dari Sekolah Rakyat,” lanjutnya.

Baca Juga: Pemkab Kebut Akses Jalan Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri, Target Rampung Sebelum MPLS

Subur menegaskan, kebutuhan tenaga pendidik di setiap jenjang berbeda-beda. Untuk SD dibutuhkan guru kelas. Sedangkan SMP memerlukan guru mata pelajaran.

Melihat kewenangan SD dan SMP di pemerintah daerah, koordinasi pemenuhan guru dilakukan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.

“Nanti teknisnya dinas pendidikan yang lebih memahami bagaimana penugasannya,” jelas Subur.

Untuk diketahui, sebelumnya di Kabupaten Kediri sudah ada rintisan SR jenjang SMA. Di SR tersebut tenaga pendidiknya sudah tersedia sehingga kebutuhan guru SMA relatif lebih aman.

Meski demikian, jika masih ada kekurangan, pemerintah daerah siap memfasilitasi. “Jika memang masih ada kebutuhan, berarti nanti pengajuan ke Cabang Dinas Pendidikan Provinsi yang menaungi SMA,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin mengatakan, pemerintah daerah sudah menyiapkan 20 guru untuk mendukung operasional SR.

Rinciannya, enam guru kelas SD dan 14 guru mata pelajaran SMP. “Pemkab melakukan back up 20 guru, terdiri dari enam guru kelas dan 14 guru mata pelajaran sampai dengan penugasan guru Sekolah Rakyat hasil seleksi tahun ini,” tutur Muhsin.

Skema penugasan, lanjut Muhsin, dibedakan berdasarkan jenis guru. Guru kelas akan ditugaskan penuh di Sekolah Rakyat.

sekBaca Juga: Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri Kekurangan Murid SD, Lanjutkan Penjangkauan sampai Pelaksanaan MPLS

Sedangkan guru mata pelajaran tetap bisa mengajar di sekolah induknya dan datang ke Sekolah Rakyat sesuai jadwal mengajar yang telah dikoordinasikan.

Guru-guru tersebut akan mulai bertugas sejak awal tahun ajaran baru.

Mereka dipilih dari sekolah yang lokasi tempat tinggalnya berada di sekitar Kecamatan Plosoklaten. Sehingga mobilitas menuju Sekolah Rakyat lebih mudah.

Meski ada guru yang mendapat penugasan tambahan, Muhsin memastikan kegiatan belajar mengajar di sekolah asal tidak akan terganggu.

Sebab, Dinas Pendidikan telah memperhitungkan kebutuhan masing-masing sekolah sebelum menentukan guru yang ditugaskan.

“Aman, tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah induk,” tegasnya.

Muhsin mengatakan, Pemerintah Pusat hanya meminta penugasan guru sampai September. Namun, Pemkab menyiapkan penugasan selama satu semester.

“Kami siapkan (penugasan) untuk satu semester agar operasional Sekolah Rakyat tetap berjalan lancar,” tandas Muhsin. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#dinas pendidikan #Sekolah Rakyat #mpls #tenaga pendidik #guru