JP Radar Kediri – Kabar gembira bagi masyarakat yang menantikan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) saat ini telah resmi mengajukan usulan formasi ke pusat.
Meski begitu, para pejuang Nomor Induk Pegawai (NIP) tampaknya harus sedikit bersabar. Pasalnya, Pemprov Jatim masih menunggu lampu hijau dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terkait kuota final yang disetujui.
"Sampai hari ini masih dimintakan persetujuan Kemenpan RB. Sampai sekarang belum turun," terang Kepala BKD Jatim Indah Wahyuni di Surabaya, Selasa (30/6/2026).
Kebutuhan Mendesak Pengganti Pensiunan
Perempuan yang akrab disapa Yuyun ini menegaskan, pengadaan CPNS dan PPPK tahun ini sangat krusial bagi roda pemerintahan Pemprov Jatim. Mengingat, terjadi “bedol desa” alias banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purnatugas di tahun 2026.
Menurut catatan BKD Jatim, angka pensiunan tahun ini menembus angka ribuan, sehingga kekosongan formasi harus segera diisi. “Jadi yang purnatugas tahun ini sebanyak 2.645 orang. Kita sesuaikan kebutuhan, masih diteliti lagi oleh Kemenpan RB terkait kebutuhan formasinya,” jelasnya.
Bahkan pada bulan Juni 2026 saja, tercatat ada 233 abdi negara yang pensiun, terdiri dari 215 PNS dan 18 PPPK.
Rincian Usulan Formasi CPNS & PPPK Jatim 2026
Berdasarkan data yang diajukan ke Kemenpan RB, Pemprov Jatim banyak membuka peluang untuk posisi PPPK Teknis dan CPNS. Berikut adalah rincian usulan formasi dari BKD Jatim:
Baca Juga: Muncul Usulan 1.000 Formasi CPNS 2026, BKN Wanti-Wanti Hoaks Pendaftaran
CPNS: 750 kuota
PPPK Tenaga Teknis: 929 kuota
PPPK Guru: 369 kuota
PPPK Tenaga Kesehatan (Nakes): 57 kuota
Catatan Penting: Angka di atas merupakan usulan awal dari Pemprov Jatim dan masih dapat berubah menyesuaikan verifikasi dan validasi dari Kemenpan RB.
Tenaga Teknis Jadi Prioritas Utama
Jika melihat rincian di atas, usulan untuk PPPK Tenaga Teknis menjadi yang paling mendominasi. Yuyun membeberkan, kebutuhan ASN di Pemprov Jatim saat ini memang bergeser dari sektor administrasi ke sektor teknis yang menuntut keahlian khusus di lapangan.
Ia mencontohkan beberapa dinas krusial yang membutuhkan kompetensi spesifik:
Dinas Sosial: Membutuhkan tenaga ahli untuk merawat kelompok rentan, seperti memandikan lansia hingga merawat anak-anak telantar.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga: Membutuhkan tenaga laboratorium ahli untuk meneliti ketahanan infrastruktur, seperti mengukur ketebalan aspal jalan guna merespons banyaknya kendaraan dengan beban berlebih (overload).
"Sebenarnya kalau di provinsi dibutuhkan terkait dengan teknis. Kompetensi khusus itu yang perlu kita pikirkan," tegas Yuyun.
Baca Juga: Prediksi Jadwal Pendaftaran CPNS 2026, Waspada Hoaks Link Pendaftaran!
Prediksi Jadwal Seleksi CPNS 2026
Jika berkaca pada pola dan regulasi siklus seleksi tahun-tahun sebelumnya—merujuk pada jadwal CPNS 2024 (Surat Edaran BKN Nomor: 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024)—pengumuman seleksi umumnya digulirkan setelah pemerintah menyelesaikan pemetaan pegawai secara menyeluruh.
Berikut adalah prediksi jadwal seleksi CPNS 2026 apabila pendaftaran resmi disetujui untuk dibuka tahun ini:
Pengumuman Seleksi: Akhir Agustus – Awal September 2026
Pendaftaran Seleksi Online: Akhir Agustus – Awal September 2026
Seleksi Administrasi: Pertengahan Agustus – Pertengahan September 2026
Pelaksanaan Ujian SKD: Pertengahan Oktober – Pertengahan November 2026
Pelaksanaan Ujian SKB: Akhir November – Akhir Desember 2026
Pengumuman Kelulusan Akhir (Final): Awal Januari 2027.
Baca Juga: CPNS 2026 Dibuka Kapan? BKPSDMD Kota Jambi Usulkan 330 Formasi
Formasi Prioritas CPNS 2026 dan Kebijakan Zero Growth
Kabar baiknya, rekrutmen CPNS 2026 tetap akan memberi angin segar bagi lulusan SMA sederajat maupun sarjana baru (fresh graduate). Namun, pemerintah dikabarkan akan mengetatkan kuota dengan menerapkan prinsip zero growth.
Artinya, rekrutmen pegawai baru difokuskan secara khusus untuk menambal kekosongan jumlah ASN yang memasuki masa purnatugas (pensiun). Mengingat tahun ini diperkirakan ada sekitar 160.000 ASN yang pensiun, maka kuota formasi nasional yang akan diperebutkan diprediksi berada pada kisaran angka tersebut.
Adapun formasi prioritas yang diprediksi akan mendominasi panggung CPNS 2026 meliputi:
Tenaga Kesehatan: Dokter spesialis, perawat, bidan, dan analis laboratorium.
Talenta Digital / IT: Analis data, tenaga keamanan siber (cybersecurity), dan programmer untuk percepatan sistem pemerintahan elektronik.
Tenaga Pendidikan: Guru dan tenaga kependidikan.
Tenaga Teknis Khusus: Ahli keuangan, perpajakan, administrasi pemerintahan, dan hukum.
Seluruh masyarakat diimbau untuk selalu waspada, terus memperbarui informasi melalui kanal instansi resmi, dan mulai menyiapkan berkas administrasi dasar sejak dini agar siap ketika pendaftaran benar-benar dibuka.
Editor : Shinta Nurma Ababil