
KEDIRI, JP Radar Kediri - Hidup adalah pilihan. Klise? Boleh ae. Nanging, kisah yang dialami oleh Yu Minthul ini memperkuat hal itu. Yu Minthul sendiri sing milih pasangan, Yu Minthul pula yang milih pegatan, peh!
Ya, Yu Minthul milih Kang Dalbo dengan beberapa pertimbangan. Yaitu karena karakter kuat sang calon suami.
“Tak akui yen aku tertarik karo Kang Dalbo merga agamane apik. Rajin salat tur pinter ngaji,” ujar Yu Minthul menceritakan awal mula bisa kesengsem dengan bojone kuwi.
Ya, perkenalan keduanya dimulai dari pertemuan di salah satu majelis taklim. Mereka saling berinteraksi ketika mengikuti sebuah kajian yang rutin diselenggarakan setiap minggu pagi.
Awalnya interaksi yang terjalin sebatas kapan kajian itu diselenggarakan dan di mana lokasinya. Namun lambat laun komunikasi merambah ke yang lain. Yaitu pertanyaan terkait target menikah dan kriteria calon suami seperti apa.
“Jujur kaget pas ditakoni ngunu kuwi. Karena awalnya cuma kagum dengan laki-laki sing rajin salat tur ngaji di tengah perkembangan zaman kayak ngene. Langkalah pokoke,” imbuhnya.
Baca Juga: Bojone Pergi Jauh, Yu Minthul Selingkuh
Komunikasi keduanya pun semakin intens. Bahkan, setiap pulang kajian mereka menjadi menyempatkan waktu untuk makan bersama. Di momentum itulah Kang Dalbo mulai menunjukkan ketertarikannya dengan Yu Minthul.
Yu Minthul pun menanggapinya dengan baik. Dia percaya lelaki yang ditemui di lokasi baik pasti juga berlatar belakang baik.
“Suwe-suwe ngobrol kok nyambung. Sampai akhire kami memutuskan untuk menikah. Meskipun sebenarnya ada hal sing rodok gawe aku gak srek. Yaiku persoalan ekonomi yang cukup berbeda,” cerita Yu Minthul.




