JP Radar Kediri - Konser F4 yang telah berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Kamis (28/5) menyisakan momen viral di media sosial. Ini usai seorang penonton mengaku tetap menghadiri acara setelah sebelumnya terkena campak.
Pengakuan tersebut viral setelah diunggah melalui Threads oleh akun theolawp. Dalam unggahannya, ia mengaku mengalami campak tiga hari sebelum konser dengan kondisi kulit mengalami ruam yang difotokannya.
“Masih ga nyangka kmrn bisa punya kesempatan nonton F4 karna... h-3 aku kena campak dong dgn kondisi kulit sebadan kyk gini+menular bgt. Dah bener2 pasrah," tulis akun tersebut dikutip Selasa (2/6).
Baca Juga: Tanggapan Presiden Prabowo atas Penangkapan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Banyak warganet yang menyayangkan tindakan penonton tersebut. Karena campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular, terutama melalui udara.
Belum lagi, masa inkubasi dari penyakit campak adalah hingga 14 hari. Sehingga, banyak yang menyayangkan penonton F4 itu tetap memaksakan diri menonton karena baru H-3 sembuh.
Menanggapi hal itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan sedang melakukan pengecekan terkait kebenaran kasus dan langkah penanganan yang dilakukan.
Baca Juga: Viral Ribuan Gerai Indomaret Tutup Massal: Ini Penyebab dan Duduk Perkaranya!
Kepala Biro Komunikasi dan Indormasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan pihaknya masih akan mengecek kebenaran kejadian tersebut sekaligus menelusuri tindakan yang akan dilakukan tenaga kesehatan maupun fasilitas pelayanan kesehatan.
“Saya harus cek dulu kasus dan kebenaran kejadiannya serta tindakan dari kami atau nakes/fasyankes,” katanya dikutip dari JawaPos.com, Selasa (2/6).
Namun, ia menegaskan bila informasi tersebut benar, Kemenkes menyesalkan keputusan yang bersangkutan tetap berada di tempat umum meski merasa telah sembuh.
“Kalau benar sih, jelas kami menyesalkan yang bersangkutan masih berada di tempat umum walaupun merasa sudah sembuh,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil