JP Radar Kediri- Pencairan bantuan sosial (bansos) akan segera disalurkan di bulan April 2026 ini. Bansos program PKH BPNT akan segera masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Untuk informasi terbarunya, Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan strategi baru untuk mempercepat distribusi bantuan sosial (bansos) sekaligus memberdayakan masyarakat.
Nantinya tidak hanya sekadar mengantar bantuan, PT Pos Indonesia kini dilirik untuk menjadi mitra strategis dalam program pemberdayaan ekonomi penerima manfaat.
Baca Juga: Kategori Penerima Bansos PKH 2026 Bareng Sembako, Cek Kriterianya, Kamu Termasuk?
Penerima bansos PKH dan BPNT, difokuskan untuk masyarakat dengan tingkat kesejahteraan di desil 1-4. Hanya kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rentan yang akan diprioritaskan sebagai penerima bantuan.
Sementara itu, untuk beberapa program bantuan lainnya, cakupan desil bisa lebih luas atau berdasarkan hasil asesmen tambahan. Rinciannya adalah sebagai berikut.
-Penerima Program Keluarga Harapan (PKH): Desil 1-4
-Penerima Sembako (BPNT): Desil 1-4
-Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JKN): Desil 1-5 atau asesmen
-Asisten Rehabilitasi Sosial (ATENSI): Desil 1-5 atau asesmen
-Bansos lain dari Kemensos: Desil 1-5 atau asesmen
Kemensos berencana memperluas kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, mendorong agar skema kolaborasi pemberdayaan ini segera dimatangkan.
"Ke depannya jika kita bisa bersinergi terkait pemberdayaan pasti luar biasa sekali dengan kekuatan 25.000 (termasuk agen) titik pos beserta pendamping PKH," ujar Gus Ipul saat menerima audiensi Dirut PT Pos Indonesia di Jakarta, Senin (6/4).
Ia juga menambahkan pentingnya mencari cara agar efisiensi ini berdampak positif bagi negara. "Bagaimana caranya mengikutsertakan PT Pos dalam pemberdayaan sehingga biaya penyaluran lebih ringan," katanya.
Tantangan utama penyaluran bansos saat ini adalah dinamika data yang sangat cepat. Mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), daftar penerima manfaat bisa berubah setiap tiga bulan.
Gus Ipul menjelaskan, PT Pos menjadi pilihan paling efektif untuk menyalurkan bantuan kepada penerima baru yang belum memiliki rekening bank (burekol). Hal ini dikarenakan proses administrasi di bank Himbara biasanya memakan waktu lebih dari tiga bulan.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH Tahap 2 April 2026, Mudah Pakai NIK KTP
"Sekarang setiap tiga bulan bisa berubah (data penerima bantuan), maka dari itu kalau belum punya rekening kita bukakan dulu (burekol) sehingga bisa salur, pilihan paling cepat yaitu melalui PT Pos. Makanya sinergi Kemensos dengan PT Pos itu begitu besar. Setiap tiga bulan itu akan ada penyaluran kepada penerima manfaat yang baru, lalu berikutnya baru pakai Himbara," terang Gus Ipul.
Ia menegaskan kembali bahwa kecepatan distribusi adalah kunci agar bansos benar-benar menjadi jaring pengaman sosial.
"Pembukaan rekening ini biasa memakan waktu tiga bulan lebih. Cara tercepat menyalurkan bagi rekening penerima manfaat baru melalui PT Pos. Setelah rekening melalui Himbara jadi, barulah disalurkan melalui Himbara," lanjutnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil