JP Radar Kediri – Perjalanan kereta api lintas selatan mengalami gangguan serius setelah KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (6/4).
Insiden yang melibatkan tiga kereta dalam rangkaian tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut tepatnya terjadi di KM 312+1, wesel 21A dan 21B.
Dampaknya, jalur hulu maupun hilir di petak jalan lokasi kejadian untuk sementara waktu tidak dapat dilalui.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini,” ungkap As’ad di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (6/4).
Baca Juga: Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun Kediri, Ini Antisipasi Yang Dilakukan KAI!
Sebagai langkah darurat, KAI Daop 5 Purwokerto langsung mengerahkan tim tanggap darurat menuju lokasi untuk proses evakuasi rangkaian dan perbaikan jalur.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan jalur dapat segera dilalui kembali dengan aman.
“Petugas KAI bersama tim terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar serta meminimalkan dampak terhadap perjalanan kereta api lainnya,” tambahnya.
Rekayasa Jalur dan Evakuasi Penumpang
Lantaran jalur utama tertutup, PT KAI (Persero) menerapkan rekayasa pola operasi memutar untuk sejumlah perjalanan kereta api lainnya yang terdengar dampak.
Bagi penumpang KA Bangunkarta yang terdampak langsung, pihak KAI telah menyiapkan komitmen pelayanan berupa transportasi pengganti.
Baca Juga: Jelang Lebaran, KAI Siagakan 10 Lokomotif, Ini Rinciannya!
As’ad mengatakan, sebanyak 10 unit bus dikerahkan untuk mengangkut penumpang menuju stasiun tujuan masing-masing.
Mengenai penyebab pasti anjloknya rangkaian kereta tersebut, KAI Daop 5 menyatakan masih dalam proses investigasi mendalam.
Masyarakat dan calon penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami akan mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma AbabilSumber : Antara News