JP Radar Kediri – Peringatan Nuzulul Quran tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi terasa lebih istimewa dengan agenda besar yang disiapkan pemerintah pusat.
Dikutip dari kemenag.go.id, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menjelaskan bahwa tahun ini peringatan Nuzulul Quran tingkat nasional direncanakan berlangsung di Istana Negara, Jakarta.
Sebelumnya, Menteri Agama RI tersebut telah menemui Presiden Prabowo Subianto untuk membicarakan terkait persiapan peringatan Nuzulul Qur’an.
Diketahui, sebelum ditetapkan untuk digelar di Istana negara, terdapat beebrapa opsi pilihan. Opsi tersebut diantaranya adalah Ibu Kota Nusantara (IKN), Masjid Istiqlal, Istana Negara, dan beberapa tempat lainnya.
Berdasarkan arahan presiden, tempat pelaksanaan peringatan Nuzulul Qur’an akan dilangsungkan di Istana Negara.
“Dan Bapak Presiden memberikan arahan agar kegiatan tersebut dilaksanakan di Istana Negara,” ungkapnya.
Dalam keterangannya, Menag menekankan bahwa pemilihan Istana Negara sebagai pusat peringatan bukan sekadar seremoni.
Presiden Prabowo Subianto ingin menjadikan momentum ini sebagai simbol persatuan antara nilai spiritual Al-Quran dan semangat kebangsaan.
“Kami ingin agar peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi ruang silaturahmi kebangsaan. Istana Negara sebagai simbol negara diharapkan dapat menjadi tempat yang merekatkan nilai spiritual dan nilai kenegaraan,” ujar Menteri Agama RI tersebut.
Mengenal Nuzulul Quran
Bagi umat Muslim, Nuzulul Quran adalah peristiwa besar yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan.
Secara bahasa, Nuzulul Quran berarti "turunnya Al-Quran." Peristiwa ini merujuk pada momen saat Nabi Muhammad SAW pertama kali menerima wahyu di Gua Hira melalui Malaikat Jibril.
Peristiwa ini menandai dimulainya masa kenabian Rasulullah dan turunnya mukjizat terbesar sepanjang masa sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia.
Doa Utama Nuzulul Quran
اللَّهُمَّ نَوِّرْ قُلُوبَنَا بِتِلَاوَةِ الْقُرْآنِ، وَزَيِّنْ أَخْلَاقَنَا بِجَاهِ الْقُرْآنِ، وَحَسِّنْ أَعْمَالَنَا بِذِكْرِ الْقُرْآنِ، وَنَجِّنَا مِنَ النَّارِ بِكَرَامَةِ الْقُرْآنِ، وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ بِشَفَاعَةِ الْقُرْآنِ
Allaahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur aan, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur'an, wa hassin a’maalanaa bi dzikril qur aan, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur aan, wa adkhilnal jannata bi syafaa’til quraan.
Artinya: Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Quran, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Alquran, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Quran, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Quran, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Al-Quran.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita