Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bupati Lumajang Buka Suara Soal Perempuan Meninggal Dunia Usai Nonton Sound Horeg, Sebut Sudah kantongi Izin

Shinta Nurma Ababil • Senin, 4 Agustus 2025 | 20:46 WIB
Bupati Lumajang Indah Amperawati
Bupati Lumajang Indah Amperawati

JP Radar Kediri -  Sound Horeg kembali menyita perhatian usai terjadinya peristiwa nahas menimpa Anik Mutmainah (38) yang meninggal dunia usai menyaksikan Sound Horeg.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Anik tetap tidak tertolong usai menyaksikan Sound Horeg di karnaval peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasiran, Lumajang, Sabtu (2/8/2025) malam.

Menurut keterangan suaminya, Mujiarto, Anik awalnya dalam kondisi sehat saat menyaksikan karnaval.

Saat nonton sound, istri saya sempat merekam video dan mengunggahnya ke Facebook. Sebelumnya tidak pernah mengeluhkan sakit apapun, bahkan tidak punya riwayat penyakit jantung,” ungkap Mujiarto, Senin (4/8/2025).

 Baca Juga: Viral Seorang Perempuan Meninggal Dunia Usai Nonton Sound Horeg di Lumajang, Begini Tanggapan Bupati!

Namun, tak lama setelah menikmati pertunjukan, Anik tiba-tiba jatuh lemas dan kehilangan kesadaran.

Melihat hal itu, warga yang melihatnya langsung membawanya ke RSUD Pasirian untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun nasib berkata lain, Anik dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit, sekitar pukul 22.00 WIB, Sabtu (2/8/2025).

Klarifikasi Bupati Lumajang

Terkait hal ini, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan akan melakukan koordinasi lintas sektor untuk membahas ulang regulasi mengenai batasan volume suara dalam kegiatan masyarakat.

Koordinasi lintas sektor ini bertujuan agar tragedi seperti ini tidak terulang. Utamanya terkait volume suara harus dibatasi.

 Baca Juga: Innalillahi, Korban Meninggal Dunia usai Tenggak Miras di Cafe Banyakan Kediri Bertambah Satu Lagi

Disamping itu, Indah Amperawati menyebut, karnaval sound horeg yang menyebabkan seorang ibu muda meninggal dunia sudah mengantongi izin.

Hal ini disampaikan oleh Indah saat bertakziah ke rumah duka di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (3/8/2025).

Berdasarkan laporan dari Camat Pasirian, karnaval sound horeg dalam rangka selamatan desa dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia sudah mengantongi izin keramaian.

"Pak camat menyampaikan bahwa karnaval ini sudah berizin, saya juga mengkonfirmasi ini dan benar sudah berizin dengan segala SOP sudah disebutkan dalam perizinan tersebut," kata Indah di rumah duka, Minggu (3/8/2025).

Lebih lanjut, Indah mengungkapkan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan rapat koordinasi dengan pihak kepolisian untuk membuat aturan pembatasan.

"Jadi segera kami akan evaluasi dan koordinasi dengan Pak Kapolres selaku pihak penerbit izin," pungkasnya.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#meninggal dunia #lumajang #sound horeg #Bupati Lumajang