Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kebanyakan Makan Daging Kambing Saat Idul Adha? Ini 5 Cara Sederhana Jaga Kesehatan

Internship Radar Kediri • Minggu, 8 Juni 2025 | 03:00 WIB
Kebanyakan Makan Daging Kambing Saat Idul Adha? Ini 5 Cara Sederhana Jaga Kesehatan
Kebanyakan Makan Daging Kambing Saat Idul Adha? Ini 5 Cara Sederhana Jaga Kesehatan

JP Radar Kediri – Konsumsi daging kambing meningkat tajam setiap momen Idul Adha.

Mulai dari sate, gulai, hingga tongseng, semuanya menggugah selera.

Namun, jika dikonsumsi berlebihan tanpa diimbangi gaya hidup sehat, daging kambing bisa memicu keluhan kesehatan seperti perut begah, tekanan darah naik, atau kolesterol meningkat.

Agar tetap sehat dan nyaman usai menyantap hidangan kurban, berikut lima langkah sederhana yang bisa dilakukan:

1. Imbangi dengan Sayur dan Buah

Daging kambing mengandung lemak dan kolesterol tinggi. Karena itu, penting untuk mengimbanginya dengan asupan kaya serat seperti sayuran hijau dan buah segar.

Serat akan membantu proses pencernaan, mempercepat pengeluaran sisa lemak, dan mencegah sembelit.

Konsumsi lalapan, sop sayur, atau buah potong seperti pepaya dan apel sangat dianjurkan setelah makan berat berbahan daging.

2. Cukupi Asupan Air Putih

Minum air putih cukup minimal 8 gelas sehari membantu ginjal bekerja optimal dalam menyaring sisa metabolisme dari daging merah.

Air putih juga membantu melarutkan lemak dan menjaga sistem pencernaan tetap lancar.

Baca Juga: Film Animasi Warkop DKI Kartun Siap Tayang Juni 2025 dengan Segala Keunikannya. Mau Tau?

Hindari minuman bersoda atau tinggi gula setelah makan daging karena bisa memperberat kerja sistem pencernaan.

3. Pilih Cara Masak yang Lebih Sehat

Cara memasak sangat menentukan kandungan akhir makanan.

Hindari menggoreng daging kambing dengan banyak minyak atau santan kental.

Sebagai alternatif, pilih metode panggang, rebus, atau tumis dengan sedikit minyak.

Dengan begitu, kandungan lemak jenuh bisa ditekan dan risiko kolesterol tinggi bisa diminimalkan.

4. Batasi Porsi dan Frekuensi

Tidak perlu menghindari daging kambing sepenuhnya, namun batasi porsinya.

Hindari makan tiga kali sehari dengan menu utama berbahan kambing.

Sebaiknya beri jeda dan variasi menu, misalnya satu kali makan daging dalam sehari, lalu sisanya diganti lauk nabati atau ikan.

5. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

Setelah makan berat, sempatkan melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki selama 15–30 menit.

Aktivitas ini membantu mempercepat metabolisme dan mencegah rasa kantuk berlebih serta lemak menumpuk.

Jika dibiarkan hanya duduk atau rebahan usai makan besar, tubuh bisa terasa tidak nyaman dan lebih mudah lelah.

Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Polteknik Negeri Madiun (PNM)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#idul adha #daging kambing #kesehatan #makanan