Bahan Baku Pupuk di Pabrik Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp 130 Juta

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 22:15 WIB
Petugas saat menangani kebakaran. (Foto Damkar Kabupaten Kediri)
Petugas saat menangani kebakaran. (Foto Damkar Kabupaten Kediri)

 

JP Radar Kediri — Bahan pembuatan pupuk milik Puslit Tebu PT Sinergi Nusantara di Dusun Bumirejo, Desa Kunjang, Kecamatan Ngancar, terbakar, Rabu (9/9).


Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 130 juta. Peristiwa itu diketahui penjaga saat melakukan patroli di sekitar lokasi.


Penjaga kemudian melihat api membakar bagian bahan baku pupuk dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar).

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.30 WIB.


Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare kemudian bergerak menuju lokasi dua menit setelah menerima laporan.

“Petugas langsung bergerak setelah menerima laporan. Pemadaman dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP),” ujar Kaleb.

Tim Damkar Pos Pare tiba di lokasi sekitar pukul 15.10 WIB. Sementara itu, satu unit dari Pos Ngadiluwih menyusul setelah sebelumnya menangani kebakaran pabrik bihun.

Armada dari Pos Ngadiluwih berangkat menuju lokasi sekitar pukul 17.22 WIB dan tiba pukul 17.50 WIB.

Baca Juga: Sempat Dibuka Usai Kebakaran Wilis, Jalur Pendakian Tembelang Kembali Ditutup, Begini Penjelasannya
Proses pemadaman melibatkan 11 personel dengan satu unit armada berkapasitas 2.500 liter bernomor polisi AG 8240 GP serta satu unit dari Pos Pare.

Kaleb menyebut, berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah.
Api kemudian merambat hingga mengenai bahan baku pupuk yang berada di lokasi tersebut.

“Untuk penyebabnya masih diduga dari pembakaran sampah yang kemudian menjalar ke bagian bahan baku pupuk,” jelasnya.

Petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 19.35 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Dari pendataan sementara, kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp 130 juta.
Sementara nilai material yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp 11 juta.

“Alhamdulillah tidak ada korban, baik luka ringan, luka berat maupun meninggal dunia. Api juga sudah berhasil dipadamkan,” pungkas Kaleb.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
kebakaran damkar kabupaten kediri pupuk