JP Radar Kediri – Awal pekan diperkirakan diawali dengan kondisi cuaca yang relatif aman. Berdasarkan peringatan dini cuaca tiga harian Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri, Senin (13/7) tidak terdapat potensi hujan lebat maupun cuaca ekstrem di wilayah Kediri.
Seluruh indikator peringatan dini yang dikeluarkan BMKG menunjukkan status nihil. Baik kategori waspada, siaga, awas, hujan petir, hingga angin kencang tidak terdeteksi berpotensi terjadi pada hari tersebut.
Kondisi itu membuat aktivitas masyarakat diperkirakan dapat berlangsung dengan lancar. Namun, BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah karena cuaca pada musim kemarau masih dapat berubah akibat dinamika atmosfer skala lokal.
Di sisi lain, suhu udara pada malam hingga dini hari diperkirakan masih terasa dingin. Masyarakat diminta menjaga kesehatan dan memperhatikan kebutuhan cairan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi meski cuaca terasa sejuk.
Baca Juga: BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Saat Kemarau, ini Lokasinya
Rekomendasi BMKG
- Pantau informasi resmi BMKG secara berkala. Informasi prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer sehingga masyarakat diminta selalu memperbarui informasi.
- Hemat penggunaan air. Musim kemarau identik dengan berkurangnya curah hujan sehingga penggunaan air bersih perlu dilakukan secara bijaksana.
- Lindungi tubuh saat cuaca dingin dan berdebu. Gunakan pakaian hangat saat pagi atau malam hari, konsumsi air putih yang cukup, serta gunakan masker apabila kualitas udara menurun akibat debu.
- Tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Meski tidak ada peringatan cuaca ekstrem, masyarakat tetap diimbau mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.