JP Radar Kediri - Berdasarkan penjelasan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam laman resmi Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Kementerian PU, simpulkpbu.pu.go.id, estimasi nilai investasi Tol Kediri-Kertosono mencapai Rp 3,73 triliun.
Sementara itu, untuk estimasi nilai konstruksi mencapai Rp 2,37 triliun.
Sesuai dengan spesifikasi yang dijelaskan Pemerintah Provinsi Jawa Jatim di laman resminya, Tol Kediri-Kertosono rencananya sepanjang 20,30 kilometer.
Tol yang juga terhubung dengan Tol Ngawi itu terbagi di Kabupaten Nganjuk sepanjang 18,3 kilometer dan Kabupaten Kediri dua kilometer.
Baca Juga: Pembangunan Jalan Tol Kediri-Kertosono Terpaksa Mundur Lagi, Ini Penyebabnya
Di Kabupaten Nganjuk total ada 17 desa terdampak yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu:
- Kecamatan Sukomoro: Desa Sambirejo, Nglundo, dan Gedungsoko.
- Kecamatan Tanjunganom: Desa Banjar Anyar, Ngadirejo, Wates, dan Sumberkepuh.
- Kecamatan Prambon: Desa Rowoharjo, Sugihwaras, Sanggrahan, Tanjung Tani, Baleturi, Watudandang, Kedungsoko, dan Gondang
Di Kabupaten Kediri ada lima desa terdampak yang tersebar di dua kecamatan.
- Kecamatan Banyakan: Desa Ngablak, Maron, Banyakan dan Sendang
- Kecamatan Grogol: Hanya meliputi satu desa terdampak yakni Desa Bakakan
Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditarget selesai akhir 2023 lalu itu baru akan dimulai paling cepat akhir 2027 nanti