Benarkah Pendaftaran CPNS 2026 Segera Dibuka? Kepala BKN Buka Suara

Radar Kediri - Pendaftaran CPNS 2026 menjadi atensi tersendiri bagi masyarakat utamanya para pencari kerja.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh memberikan informasi terkait rencana pembukaan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026.
Dalam rapat dengan Komit I DPD, Zudan mengatakan, pihaknya telah meminta formasi kebutuhan dari kementerian atau lembaga (K/L) serta daerah untuk pengadaan aparatur sipil negara (ASN), baik itu PPPK dan CPNS.
Baca Juga: Informasi Resmi MenPAN RB soal CPNS 2026, Pemerintah Kaji 160 Ribu Formasi
"Ini kita sudah meminta, permintaan formasi dari daerah, dari kementerian/lembaga, yang pasti untuk seleksi PNS akan ada, nanti PPPK tergantung permintaan, kebutuhannya seperti apa," kata Zudan dikutip Selasa (7/7/2026).
Zudan memastikan, formasi yang akan dibuka, termasuk untuk guru ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekolah rakyat, melainkan formasi umum.
"Jadi untuk kebutuhan tahun depan itu tes nya harus sekarang karena ada masa calon pegawai, ada orientasi, ada persiapan, dan untuk jabatan-jabatan seperti guru dosen itu memang perlu jabatan yang jangka panjang," tega Zudan.
Dalam kesempatan itu, Zudan juga menekankan, kebutuhan ASN khususnya PPPK menjadi penting saat ini karena dalam proses pengangkatan PPPK afirmasi 2024-2025 sesungguhnya tidak berbasis kebutuhan yang sudah masuk, melainkan hanya yang memenuhi persyaratan diangkat.
"Kenapa memenuhi persyaratan, karena ada yang tidak punya ijazah sehingga gagal diangkat ini yang dalam pergantian kontraknya ada yang dibuat satu tahun, tiga tahun, lima tahun," tutur Zudan.
Baca Juga: BKN Blak-blakan Soal Jadwal CPNS 2026: Masuk Tahap Formasi, Pelamar Diminta Waspada Link Bodong
Karena itu pemerintah kata dia segera melakukan penataan atau perapian kembali formasi ASN di tahun-tahun sekarang ini, karena sudah ada yang mulai habis kontraknya.
"Ini kan mulai ada keresahan-keresahan, saya pun berharap karena situasi ekonomi seperti saat ini jangan sampai ada PHK massal diupayakan, sebisa mungkin PPPK ini diperpanjang dengan peningkatan-peningkatan kualitas," paparnya.



