
JP Radar Kediri – Para pengendara yang terbiasa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dari SPBU Shell tampaknya masih harus bersabar.
Pasalnya, hingga saat ini, stasiun pengisian bahan bakar asal Belanda tersebut terpantau belum juga menyediakan produk bensin andalannya.
Produk-produk seperti Shell Super, Shell V-Power, hingga varian tertinggi Shell V-Power Nitro+ raib dari pasaran. Sebagai gantinya, jaringan SPBU Shell saat ini secara eksklusif hanya melayani penjualan BBM jenis solar, yakni Shell V-Power Diesel.
Bersamaan dengan kondisi pasokan tersebut, Shell Indonesia juga diketahui baru saja melakukan penyesuaian harga per 1 Juli 2026 lalu. Berdasarkan pantauan, harga BBM Shell V-Power Diesel kini dipatok di angka Rp21.340 per liternya.
Menanggapi fenomena kosongnya bensin di jaringan SPBU swasta tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan operasional di balik keputusan Shell. Namun, ia menduga kuat bahwa ketidakstabilan harga minyak dunia belakangan ini menjadi faktor penentu.
"Ya saya nggak tahu. Bisa juga dia nggak jualan karena harga kan lagi nggak stabil. Coba tanya (Shell)," terang Laode saat ditemui wartawan di Karawang, Kamis (9/7/2026).
Lebih lanjut, Laode secara tegas menepis spekulasi yang menyebut bahwa berhentinya penjualan bensin oleh Shell berkaitan dengan adanya larangan atau kebijakan baru dari pemerintah pusat. "Nggak, itu kan cerita lama," tegasnya singkat.
Jejak Kosongnya Bensin Shell Sejak Awal Tahun
Berdasarkan catatan redaksi, SPBU Shell terakhir kali menyediakan BBM jenis bensin secara normal pada periode awal Desember 2025 hingga Januari 2026. Kala itu, kelancaran rantai pasok bensin Shell ditopang oleh skema kerja sama pengadaan dengan PT Pertamina Patra Niaga.
Tercatat pada awal Desember 2025, Pertamina mendistribusikan pasokan BBM murni mencapai 100 ribu barel kepada Shell. Pada momentum yang sama, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan total 430 ribu barel ke jaringan SPBU swasta lainnya, termasuk BP-AKR dan Vivo.
Namun, memasuki bulan Februari setelah Januari 2026, SPBU Shell terpantau menghentikan penjualan seluruh produk BBM-nya. Stasiun-stasiun mereka sempat berhenti beroperasi secara total selama beberapa bulan.



