JP Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau normal. Berdasarkan laporan harian Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud periode pengamatan Rabu (8/7) pukul 00.00–24.00 WIB, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang tersebut masih berstatus Level I (Normal).
Secara visual, kondisi Gunung Kelud terpantau jelas sepanjang hari. Tidak terlihat adanya embusan asap dari kawah.
Melalui kamera CCTV, danau kawah juga tampak jelas dengan warna air kehijauan. Aktivitas bualan air di permukaan danau terlihat samar, sementara suhu air danau kawah tercatat 29,69 derajat Celsius.
Selama periode pengamatan, cuaca di sekitar puncak didominasi cerah. Angin bertiup dengan intensitas lemah hingga kencang ke arah utara, barat, dan barat laut. Suhu udara berkisar 18–29 derajat Celsius dengan kelembapan antara 58 hingga 88 persen.
Sementara itu, dari sisi kegempaan, petugas hanya mencatat dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4,5–5 milimeter, selisih waktu S-P 17,41–17,65 detik, dan durasi 63–228 detik.
Baca Juga: Sambut Bulan Sura, Ritual Larung Sesaji di Gunung Kelud Kediri Digelar Terbatas untuk Tokoh Desa
Tidak tercatat adanya gempa vulkanik maupun peningkatan aktivitas lain yang mengindikasikan kenaikan status gunung api.
Meski aktivitas masih normal, masyarakat dan wisatawan tetap diminta mematuhi rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Pengunjung dilarang mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius 1 kilometer karena potensi bahaya tetap ada di area puncak.
Rekomendasi PVMBG:
Jangan memasuki radius 1 kilometer dari kawah Gunung Kelud. Meski berstatus Level I atau normal, area kawah tetap berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.
Waspadai potensi lahar saat hujan. Masyarakat maupun penambang yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Kelud diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aliran lahar, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan puncak.
Ikuti informasi resmi PVMBG. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan selalu memantau perkembangan aktivitas Gunung Kelud melalui laporan resmi PVMBG dan Pos Pengamatan Gunung Api Kelud.
Masyarakat juga bisa memantau perkembangan status Gunung Kelud di laman Jawa Pos Radar Kediri.
Editor : Andhika Attar Anindita