Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dikira Suara Kucing, Warga Gurah Kediri Temukan Bayi Laki-Laki Dibungkus Handuk, Ditemukan Saat Hendak ke Musala

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 19 September 2025 | 18:47 WIB

 

Kapolsek Gurah menggendong bayi yang dibuang orang tuanya.
Kapolsek Gurah menggendong bayi yang dibuang orang tuanya.

KEDIRI, JP Radar KediriWarga Desa Tirulor, Kecamatan Gurah Subuh kemarin gempar. Ini setelah bayi laki-laki yang dalam kondisi hidup ditinggalkan di teras rumah Kamsuri, 62, warga setempat.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menyebutkan, bayi malang itu ditemukan oleh Kamsuri, 62, sang pemilik rumah. Sekitar pukul 04.10 kemarin (18/9), lansia itu hendak berangkat ke musala.

“Saksi (Kamsuri) mendengar suara mirip kucing yang bertengkar,” kata Kapolsek Gurah Iptu Ardian Wahyudi terkait ihwal penemuan bayi di wilayahnya kemarin pagi.

Penasaran mendengar suara tersebut, Kamsuri lantas mencari sumbernya. Saat didekati, ternyata suara itu berasal dari kursi hijau di teras rumahnya. “Ternyata (suara mirip kucing) itu suara bayi menangis,” lanjut perwira dengan pangkat dua balok di pundak itu.

Dibungkus handuk berwarna abu-abu, bayi yang baru dilahirkan itu terlihat menangis kencang. Melihat hal itu, Kamsuri lantas melaporkan temuannya ke perangkat desa. Dilanjutkan melapor ke Kades Tirulor Kaserin. “Setelah kami mendapat laporan, bayi langsung dievakuasi ke bidan dan dirujuk ke RS Bhayangkara Kediri,” terang pria yang akrab disapa Yudi itu.

Setelah diperiksa, bayi laki-laki seberat 2,9 kilogram dan panjang 50 sentimeter itu diperkirakan baru berusia satu hari. “Saat ditemukan, ari-arinya masih menempel,” jelas Yudi sembari menyebut polisi mengamankan handuk abu-abu merk Olympic dan ari-ari bayi.

Hingga kemarin sore, polisi masih fokus menyelidiki  identitas orang tua bayi yang tega membuang anaknya itu. Penelusuran menurut Yudi dilakukan dengan beberapa cara. Mulai menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi hingga memeriksa sejumlah klinik dan rumah warga.

“Kasusnya kami limpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Kediri. Kalau kondisi bayi saat ini sehat dan masih mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara Kediri,” paparnya.

Terpisah, Kepala Desa Tirulor Kaserin mengaku langsung melapor ke Polsek Gurah setelah dirinya mendapat laporan dari perangkat. “Jadi sejak pukul 02.00 dini hari itu pemilik rumah sudah dengar suara mirip kucing bertengkar. Tapi tidak langsung keluar karena dikira kucing,” tutur Kaserin.

Rupanya suara mirip kucing itu terus terdengar hingga pukul 04.00 atau saat Kamsuri hendak salat Subuh ke musala. Saat itulah dia langsung melakukan pertolongan.

Terkait tindak lanjut temuan bayi malang itu, Kaserin mengaku sudah berkoordinasi dengan bidan. Mereka melakukan tracing atau pelacakan perempuan usia subur yang mengandung. “Kami punya data di posyandu, dan dilihat warga yang baru melahirkan. Tidak ada yang terindikasi,” tandasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#pembuangan bayi #kediri #bayi #kediri raya #penemuan bayi