NGASEM, JP Radar Kediri– Kawanan pencoleng spesialis pecah kaca mobil beraksi di Jalan Erlangga, Desa Paron, Kecamatan Ngasem. Mereka memecah kaca samping kemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport N 1378 JN milik Yusuf Hermansyah, 29, asal Blitar.
Dompet berisi uang Rp 450 ribu dan handphone (HP) Samsung J5 milik Kriswantoro, 29, teman Yusuf, disikat. Akibatnya, warga Desa Sumberejo, Sanankulon, Blitar ini mengalami kerugian sekitar Rp 1,65 juta.
Peristiwa terjadi Senin lalu (27/12) sekitar pukul 20.00. “Ketika kejadian mobil diparkir di depan showroom Putra Mahkota,” jelas Kapolsek Ngasem Iptu Dayat D. kemarin.
Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 Kriswanto mengantar Yusuf dan Yuni, istrinya, yang akan membeli mobil di Jl Erlangga, Paron. Namun begitu tiba pukul 17.30, mobil HRV yang hendak dibeli belum datang. “Sambil menunggu, mereka sempat pergi makan ke Semampir, Kota Kediri,” imbuh Dayat.
Kendaraan dikemudikan Kriswanto. Setelah selesai langsung kembali ke showroom. Mobil yang akan dibeli Yusuf rupanya sudah tersedia. Yusuf dan Yuni lantas masuk untuk transaksi. Kriswanto pun ikut. “Ketika sudah deal, mereka kembali ke mobil dan melihat kaca depan kiri sudah pecah,” kata mantan Wakapolsek Gurah ini.
Yusuf dan Kriswanto segera mengecek barang di kendaraan. Ternyata satu gawai dan dompet Kriswanto di dasbor hilang. Beruntung, uang Rp 100 juta untuk beli mobil masih berada di jok tengah mobil.
Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Ngasem. Kriswanto, Yusuf, dan Yuni dimintai keterangan pukul 21.00 hingga 23.00. Menurut Dayat, tidak ada saksi melihat langsung di TKP. Selain itu, di lokasi kejadian ini tidak ada CCTV. “Kasusnya masih dalam penyelidikan, tidak ada saksi yang melihat secara langsung,” pungkasnya. (ara/ndr)
Editor : adi nugroho