
JP Radar Kediri - Frieren: Beyond Journey’s End adalah anime fantasi yang memiliki cerita berbeda dari yang lain. Anime ini berkisah tentang apa yang terjadi setelah mengalahkan raja iblis, berfokus pada petualangan, kehidupan ras elf yang memiliki umur panjang, dan penyesalan yang datang terlambat.
Di balik petualangan yang dilalui, anime ini memberikan beberapa pelajaran bahwa kita perlu menghargai waktu bersama dengan orang yang kita sayangi.
Ketika Waktu Memiliki Makna Perbedaan
Karakter utama dalam anime ini bernama Frieren, seorang penyihir elf yang umumnya memiliki umur panjang. Bagi Frieren, puluhan tahun kehidupan hanya seperti kedipan mata, padahal bagi manusia biasa itu adalah sebagian besar kehidupan mereka.
Perbedaan sudut pandang inilah yang menjadi awal titik emosional dalam petualangan baru Frieren setelah ditinggalkan oleh teman seperjuangannya.
Penyesalan yang Mengubah Cara Pandang Frieren
Pahlawan Himmel, Ksatria Eisen, dan Pendeta Heiter adalah sekelompok party bersama Frieren selama 10 tahun untuk mengalahkan Raja Iblis. Setelah itu, mereka kembali ke kota dan berpisah
Kepergian Himmel, teman seperjuangan Frieren selama beberapa tahun terakhir, menyadarkan Frieren bahwa ia tidak mengenal baik sahabat-sahabatnya meskipun sudah melewati petualangan bersama beberapa tahun.
Penyesalan yang Frieren alami setelah Himmel the Hero tiada membuatnya terdorong untuk memahami arti hubungan antar manusia dan menghargai setiap momen yang pernah dilewati
Perjalanan Baru, Kesempatan untuk Belajar Menghargai Orang Lain
Setelah 20 tahun lebih kepergian Himmel the Hero, Frieren bertemu dengan Fern yang saat itu berusia 9 tahun. Frieren memutuskan untuk merawat Fern.
Kemudian, beberapa tahun setelahnya, mereka bertemu dengan Stark yang merupakan murid dari Eisen.
Perjalanan mereka pun dimulai menuju Aureole, tanah suci tempat bersemayamnya jiwa-jiwa orang mati, untuk bertemu dan berbicara lagi dengan Himmel.



