KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemerintah Desa Blimbing memiliki cara jitu dalam berbagi informasi. Yaitu dengan aplikasi short message service (SMS) broadcast dan WhatsApp.
Dengan cara ini, penyampaian informasi jadi lebih cepat. Beragam inovasi berusaha dikembangkan oleh Pemdes Blimbing.
Salah satunya dalam pemanfaatan teknologi informasi. Pemdes menyadari partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, mereka mencari cara agar penyampaian informasi dapat maksimal.
Pemdes memanfaatkan kemajuan teknologi. Yakni dengan menerapkan aplikasi short message service (SMS) broadcast.
SMS berantai itu akan dikirimkan ke gawai milik warga setempat. Terutama warga yang belum biasa menggunakan aplikasi WhatsApp.
“Sekarang, hampir semua orang pasti punya handphone (HP),” terang Kades Blimbing Agus Dwi Waluyo.
Sedangkan warga yang sudah masuk dalam grup WhatsApp desa akan langsung mendapatkan informasi di sana.
Pasalnya, menurut Agus, tidak semua warganya menggunakan aplikasi WhatsApp. Akhirnya dimanfaatkan aplikasi SMS broadcast.
Fitur ini dimanfaatkan untuk berbagi informasi dengan warga desa. Yang rutin adalah informasi jadwal posyandu.
Informasi lainnya seperti jadwal membayar PBB, pemasangan bendera juga agenda desa semacamnya.
“Dengan aplikasi ini membuat semua warga menjadi tidak ketinggalan informasi,” kata Agus.
Total warga yang nomornya tercatat dalam sistem ini adalah sekitar seribu orang. Dengan estimasi, satu kepala keluarga (KK) satu nomor.
Alhasil, informasi dapat tersalurkan dengan lancar. Pesan SMS tersebut dikirimkan oleh operator Desa Blimbing.
Sekali kirim, warganya langsung mengetahui informasi terkini. Setiap H-1 acara, informasi ini pasti sudah berada di HP warganya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita