Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Intip Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026, Para UMKM Siap-siap Ditanya Petugas!

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 23 Juni 2026 | 14:03 WIB

JP Radar Kediri – Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang rutin diadakan setiap sepuluh tahun sekali. Badan Pusat Statistik (BPS) akan turun langsung dari rumah ke rumah untuk memotret struktur ekonomi dan karakteristik usaha di setiap wilayah.

Bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kedatangan petugas tak perlu dikhawatirkan. Sensus ini justru menjadi tonggak penting untuk mengetahui daya saing usaha, sebaran UMKM, hingga peta perekonomian daerah ke depannya.

Agar proses pendataan berjalan lancar dan terhindar dari oknum tak bertanggung jawab, masyarakat diimbau untuk mengenali petugas resmi BPS dan memahami apa saja yang akan ditanyakan.

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 Dimulai! Kenali Ciri Petugas dan Daftar Pertanyaannya

Dua Tahapan Krusial SE2026

Bagi dunia usaha, SE2026 tidak hanya penting bagi pemerintah, tetapi juga bermanfaat untuk memetakan peluang usaha dan target pasar baru. BPS membagi pelaksanaan SE2026 ke dalam dua tahapan utama:

Pendataan Mandiri (Online) | 1 Mei – 31 Juli 2026

Ditujukan khusus bagi usaha dan perusahaan skala besar dan menengah. Pengisian kuesioner dilakukan secara mandiri melalui tautan resmi yang dikirimkan via WhatsApp (WA) atau e-mail.

Pendataan Lapangan (Offline) | 15 Juni – 31 Agustus 2026

Petugas BPS akan turun langsung (Sensus Tatap Muka) mendata unit usaha/perusahaan yang belum melakukan pengisian kuesioner secara daring.

Sensus ini menjangkau seluruh lapangan usaha nonpertanian, mulai dari pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, teknologi informasi, hingga real estate dan pendidikan.

Baca Juga: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Untuk Apa? Ini Sektor yang Paling Dituju Pemerintahb

Kategori Pertanyaan Sensus ekonomi 2026

Dalam pelaksanaannya, petugas BPS menggunakan metode wawancara modern berbasis digital atau Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI). Terdapat lima poin utama yang akan ditanyakan kepada pelaku usaha, yaitu:

Berikut adalah rincian beberapa pertanyaan yang diprediksi akan muncul:

1. Data Identitas dan Lingkungan

Nama Kepala Keluarga dan Anggota Keluarga.

Nomor HP/WhatsApp aktif.

Alamat lengkap dan status tempat tinggal.

Nomor Kartu Keluarga (KK).

Riwayat pendidikan, pekerjaan, dan besaran gaji/pendapatan rutin.

2. Detail Operasional Usaha

Jenis usaha yang dijalankan dan tahun mulai beroperasi.

Status badan hukum dan kepemilikan NIB (Nomor Induk Berusaha).

Lokasi dan luas tempat usaha.

Biaya produksi atau modal pembelian barang.

Upah pegawai per bulan.

Target pasar (apakah ada pembeli Warga Negara Asing/WNA).

Baca Juga: Lipsus Menelusuri Kos-kosan ‘Short Time’ yang Menjamur di Kediri Raya (2): Ada Peminatnya, Kos Jam-jaman Bakal Tetap Ada!

3. Kondisi Ekonomi dan Aset Rumah Tangga

Nilai aset tanah, bangunan, serta kepemilikan rumah lain.

Kepemilikan logam mulia (emas).

Jumlah kendaraan (motor/mobil) beserta harga belinya.

Pengeluaran rutin bulanan (listrik/ID PLN, paket data/WiFi, biaya makan, dan gas LPG 3 kg/5,5 kg).

Kepemilikan barang elektronik (kulkas, AC, laptop).

4. Data Tambahan

Riwayat penyakit keluarga dan status disabilitas (untuk melihat kaitan ekonomi dengan kesejahteraan sosial).

Editor : Shinta Nurma Ababil
#sensus ekonomi #sensus ekonomi 2026 #pertanyaan sensus ekonomi 2026 #sensus #umkm