Daftar Harga BBM Pertamina Per 1 November 2026, Pertalite hingga Pertamax

JP Radar Kediri - Memasuki awal bulan November 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di SPBU PT Pertamina (Persero) terpantau tidak mengalami perubahan per 1 November 2026.
Terlihat harga Pertalite dan Biosolar masih dipertahankan seperti bulan sebelumnya yakni Rp 10.000 per liter.
Sementara itu, Biosolar atau solar subsidi dijual dengan harga Rp 6.800 per liter.
Baca Juga: Liputan Khusus BBM (2) : Cegah Panic Buying, Pemerintah Harus Transparan
Kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi ini sejalan dengan keputusan pemerintah yang memastikan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik hingga akhir 2026.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan meski harga minyak mentah dunia terus meningkat.
Ia mengatakan, pemerintah terus mencermati perkembangan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) yang berpotensi menambah beban subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Bahlil menjelaskan, saat ini rata-rata harga ICP tercatat sekitar USD 92 per barel. Angka tersebut berada di atas asumsi harga minyak dalam APBN yang ditetapkan sekitar USD 70 per barel.
Lebih tingginya angka ICP terkini jika dibandingkan dengan asumsi APBN membuka peluang pemerintah untuk menambah anggaran untuk subsidi energi.
"Pemerintah berkomitmen untuk tidak ada kenaikan BBM subsidi. Tidak ada kenaikan,” ujar Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/10).
Harga BBM Pertamina November 2026
Harga Pertalite Rp10.000 per liter

