JP Radar Kediri - Kota Surabaya tidak hanya terkenal sebagai kota pahlawan. Namun juga terkenal dengan kota kuliner.
Dari Surabaya Barat hingga Surabaya Timur, banyak sekali tempat kuliner yang sangat disayangkan untuk dilewatkan. Salah satunya adalah kuliner olahan bebek.
Memang banyak kuliner olahan bebek tersebar di Surabaya. Salah satunya yang wajib dicoba lokasinya berada di Jalan Asri Tengah, Kelurahan Rungkut Kidul, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.
Namanya adalah bebek Palupi. Kuliner bebek ini sudah ada sejak tahun 1996. "Bebek ini salah satu yang terenak di Surabaya," ujar Christian salah satu pelanggan Bebek Palupi.
Baca Juga: Surga Kuliner di Lereng Lawu, Ini Deretan Makanan Khas Tawangmangu yang Wajib Dicoba!
Kepada wartawan Jawa Pos, Chritian menjelaskan bahwa tahu bebek palupi sejak tahun 2008. Dimana saat duduk dibangku SMP. Dimana ia diajak kesena oleh ibunya. "Bebek paling enak di Surabaya paling medok bumbunya," imbuhnya.
Bagi laki-laki asal Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya yang membuat menyukai bebek satu ini karena rasanya yang konsisten.
Dimana kelebihan dari bebek palupi adalah rasa rempahnya yang kuat. Tidak hanya menang pada bumbunya, namun juga tingkat kematangan bebek yang membuat teksturnya tidak alot saat dimakan.
Bukan rasa yang berubah. Yang berubah adalah harganya. Jika dulu bebek palupi hanya dijual dengan satu harga. Namun sekarang harga sesuai dengan ukuran bebek.
"Kalau dulu hanya satu ukuran, sekarang ada pilihan besar dan normal," kata Christian.
Sebagai orang yang merantau bekerja di pulau dewata, bebek goreng papin adalah salah satu makanan yang dirundukan saat pulang kampung.
Sekai makan bebek dengan ukuran besar, laki-laki yang kini berusia 30 tahun ini bisa menghabiskan dua porsi nasi.
Untuk menikmati bebek papin harganya mulai Rp 25 hingga Rp 27. Sedangkan untuk nasi putih per porsinya dibandrol dengan harga Rp 4 ribu.
Meski terkenal akan bebeknya, disana juga terdapat menu lain berupa ayam goreng yang harganya mulai Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu. Pecel lele dan Mujair yang masing-masing harganya Rp 16 ribu.
Sedangkan untuk pelengkap, disana juga terdapat tahu, tempe dan terong yang masing-masing harganya Rp 6 ribu per porsinya.
Penggemar bebek palupi tidak hanya dari wilayah Surabaya, namun hingga luar pulau. Salah satunya adalah Melisa.
Baca Juga: Tol Prambanan Masih Dibuka Gratis! Akses ke 7 Tempat Wisata Hits Jogja Cuma Hitungan Menit
Perempuan asa Manado, Provinsi Sulawesi Utara ini menyepatkan diri untuk makan bebek palupi saat menghadiri pernikahan temannya di Surabaya. "Tahu bebek ini saat zaman kuliah, dan rasa bebeknya beda sama yang aku makan di Jakarta," ungkap Melisa.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira