JP Radar Kediri – Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kediri segera membahas pelaksanaan technical meeting Piala Soeratin U13 dan U15. Namun, tidak demikian dengan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kediri. Mereka tampaknya santai dengan gelaran kompetisi tahunan itu.
“Belum ada kabar Piala Soeratin,” kata Ketua Askot PSSI Kediri Tomi Ari Wibowo.
Dia mengaku pihaknya belum mendapat informasi terbaru mengenai pelaksanaan Piala Soeratin. Terakhir, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur hanya meminta untuk mempersiapkan diri saja. Mengenai kapan harus dilaksanakan dan batas waktu perolehan juara, pihaknya belum menerima kabar lebih lanjut.
“Tidak hanya U13 dan U15-nya saja. Yang U17 juga belum ada info. Tetapi kalau U17 kami sudah siapkan tim, kapan saja main sudah siap,” jelasnya.
Sementara, mengenai pelaksanaan Piala Presiden U10 dan U12, Askot PSSI Kediri memang tak mengajukan proposal untuk menggelar kompetisi tersebut. Dia menyebut, pihaknya sudah memiliki kompetisi serupa yaitu Askot Super League. Bedanya, kompetisi itu bukan berupa turnamen. Melainkan kompetisi panjang.
“Ya kami tetap mengupayakan tim yang dipuncak klasemen sementara ini untuk ikut Piala Presiden di provinsi nanti. Kami juga belum tahu bisa atau tidak tetapi tetap kami akan ajukan,” kata pria yang akrab disapa Tomi itu.
Untuk diketahui, Piala Presiden U10 dan U12 ini memang program baru dari PSSI. Yang mana, Askab PSSI Kediri menjadi salah satu daerah yang sudah menyelenggarakan kompetisi tersebut. Bahkan, tim-tim juara juga sudah didapatkan untuk nantinya mewakili Kabupaten Kediri di tingkat provinsi.
“Piala Presiden kami memang nggak kirim porposal,” tandas Tomi.
Terlepas dari itu, Askot PSSI Kediri beberapa waktu telah menggulirkan kompetisi Askot Super League. Kelompok usia yang dibuka meliputi 9 tahun, 11 tahun, 12 tahun, dan 15 tahun. Kompetisi ini sendiri bergulir sebagai bentuk pembinaan pemain usia dini. (em/tar)
Editor : Mahfud