Intip Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026, Para UMKM Siap-siap Ditanya Petugas!

JP Radar Kediri – Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang rutin diadakan setiap sepuluh tahun sekali. Badan Pusat Statistik (BPS) akan turun langsung dari rumah ke rumah untuk memotret struktur ekonomi dan karakteristik usaha di setiap wilayah.
Bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kedatangan petugas tak perlu dikhawatirkan. Sensus ini justru menjadi tonggak penting untuk mengetahui daya saing usaha, sebaran UMKM, hingga peta perekonomian daerah ke depannya.
Agar proses pendataan berjalan lancar dan terhindar dari oknum tak bertanggung jawab, masyarakat diimbau untuk mengenali petugas resmi BPS dan memahami apa saja yang akan ditanyakan.
Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 Dimulai! Kenali Ciri Petugas dan Daftar Pertanyaannya
Dua Tahapan Krusial SE2026
Bagi dunia usaha, SE2026 tidak hanya penting bagi pemerintah, tetapi juga bermanfaat untuk memetakan peluang usaha dan target pasar baru. BPS membagi pelaksanaan SE2026 ke dalam dua tahapan utama:
Pendataan Mandiri (Online) | 1 Mei – 31 Juli 2026
Ditujukan khusus bagi usaha dan perusahaan skala besar dan menengah. Pengisian kuesioner dilakukan secara mandiri melalui tautan resmi yang dikirimkan via WhatsApp (WA) atau e-mail.
Pendataan Lapangan (Offline) | 15 Juni – 31 Agustus 2026
Petugas BPS akan turun langsung (Sensus Tatap Muka) mendata unit usaha/perusahaan yang belum melakukan pengisian kuesioner secara daring.
Sensus ini menjangkau seluruh lapangan usaha nonpertanian, mulai dari pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, teknologi informasi, hingga real estate dan pendidikan.
Kategori Pertanyaan Sensus ekonomi 2026
Dalam pelaksanaannya, petugas BPS menggunakan metode wawancara modern berbasis digital atau Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI). Terdapat lima poin utama yang akan ditanyakan kepada pelaku usaha, yaitu:



