Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cabor Gulat Bawa Pulang 13 Medali Kejurprov, Fokus Mengasah Kemampuan Atlet

Emilia Susanti • Senin, 22 Juni 2026 | 19:52 WIB
Atlet gulat Kota Kediri.
Atlet gulat Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Cabang olahraga (cabor) gulat belum mencatatkan prestasi yang gemilang pada ajang pekan olahraga provinsi (porprov) tahun lalu. Saat itu, cabor tersebut hanya menyumbang satu medali perak. Yaitu melalui atlet yang bernama Rafii Atha yang turun di nomor greco roman 130 kilogram.

Namun demikian, para atlet terus giat dalam berlatih. Tim pelatih pun bekerja keras untuk melahirkan atlet-atlet baru. Hasilnya, cabor gulat sukses memborong medali pada ajang kejuaraan provinsi (Kejurprov) yang berlangsung 12 - 14 Juni lalu di Mojokerto. Yaitu berupa enam medali perak dan tujuh medali perunggu.

“Kami berangkatkan tiga belas atlet. Mulai dari pemula sampai kadet,” terang Kepala Pelatih Gulat Kota Kediri Rerep Tri Sasongko.

Dalam ajang ini, Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Kediri tak hanya turun untuk meramaikan kejuaraan. Melainkan hadir untuk membawa pulang medali. Yaitu minimal medali perunggu. “Yang berangkat itu pulang harus bermedali. Jadi yang kami prediksi bisa masuk ya kami berangkatkan,” jelasnya.

Rerep menyebut, atlet binaan di cabor gulat berjumlah kurang lebih 40 anak. Itu mulai dari junior hingga senior. Artinya, pelatih benar-benar melakukan saringan ketat terhadap atlet yang diberangkatkan pada kejurprov ini. “Jadi kalau masih kurang (kemampuan, Red) ya latihan lagi,” ujar Rerep.

Di samping itu, dia menekankan bahwa hasil tersebut tidak diperoleh dengan cara yang instan. Melainkan ada persiapan panjang secara intensif selama dua bulan terakhir. Yang mana, para atlet hanya diberi libur pada hari Minggu.

“Kalau dihitung durasi ya itungannya delapan kali seminggu. Jadi pagi dan sore. Liburnya Minggu, tetapi itu juga kadang nggak libur karena biasanya masih ada program,” terangnya.

Menurutnya, prestasi para atlet di ajang kejurprov ini sangat berarti bagi PGSI Kota Kediri. Pasalnya, hal ini bisa menambah motivasi dan kepercayaan diri dalam ajang kejuaraan selanjutnya. Yaitu Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).

Tak hanya itu, PGSI Kota Kediri pun berpeluang untuk menambah daftar atletnya untuk mengikuti porprov tahun depan. Yang mana, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri akan menambah kuota atlet puslatkot pada 2027 nanti. Tentunya, setiap cabor harus bisa melampirkan atau menunjukkan riwayat prestasi atlet dari kompetisi-kompetisi resmi.

“Untuk puslatkot kami serahkan ke KONI, tetapi dari kami akan mengasah atlet semaksimal mungkin, begitu saja,” tandas Rerep. (*)

Editor : Mahfud
#cabor gulat #gulat kota kediri #atlet gulat kota kediri #olahraga gulat #koni kota kediri