KEDIRI, JP Radar Kediri- Ajang International Ksatria Nusantara PBTI Series akan berlangsung di Kota Kediri. Tepatnya di GOR Jayabaya pada 5 - 7 Juni nanti.
Ribuan atlet taekwondo pun akan unjuk gigi di ajang ini. Tak terkecuali atlet-atlet dari Kota Tahu yang menjadi tuan rumah.
“Untuk persiapannya udah masuk ke speed dan penguasaan arena,” ujar Ilham Raya Saputra, pelatih taekwondo.
Dia pengatakan, semua atlet yang dipersiapkan untuk pekan olahraga provinsi (porprov) akan turun dalam ajang ini.
Baik atlet yang terdaftar dalam program pemusatan latihan kota (puslatkot) maupun yang bukan. Kurang lebih, total atlet yang diturunkan sebanyak sepuluh atlet.
“Anak-anak puslatkot inti maupun cadangan itu main semua, totalnya ada sepuluh atlet yang main,” jelasnya.
Baca Juga: Tatap Porprov Jatim, Pelti Kota Kediri Berburu Atlet, Belum Berani Janjikan Sabet Medali Emas
Menurutnya, ajang International Ksatria Nusantara PBTI Series ini sangat penting bagi para atlet.
Pasalnya, para atlet berpeluang untuk masuk dalam tim pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Yang mana, saat ini ada dua nomor pertandingan yang saat ini masih kosong.
Lebih dari itu, atlet-atlet berprestasi di Tanah Air juga akan turun di ajang ini.
Baik atlet yang tergabung di tim pemusatan latihan daerah (puslatda) maupun pelatnas.
“Tim puslatda dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, semua itu turun. Jadi rata-rata yang main atlet puslatda dan tim pelatnas juga akan turun,” tekan pelatih yang juga mantan atlet tersebut.
Oleh karenanya, Ilham berharap para atlet Kota Tahu bisa meraih medali dalam ajang tersebut.
Pasalnya, tim talent scouting dari Pengurus Besar Taewondo Indonesia (PBTI) akan melihat ajang ini.
Tak ayal bila persaingan di ajang ini akan berlangsung sengit. Baik yang senior maupun junior.
“Tim talent scouting nanti akan mencari bibit-bibit atlet untuk pelatnas, karena kebetulan yang main ada banyak dari puslatda,” jelas Ilham.
Terlepas dari itu, antusias atlet dalam International Ksatria Nusantara PBTI Series ini sangat tinggi.
Ribuan atlet dari berbagai kelas telah melakukan pendaftaran. Di Kota Kediri sendiri, ada sekitar 200 atlet yang akan meramaikan ajang ini. “Mulai dari yang kecil-kecil sampai yang besar,” tandasnya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita