Halim Prayogo, pelatih utama barongsai Kota Kediri mengatakan, akan menurunkan 13 atlet di ajang tersebut. Mereka akan mengikuti tiga nomor pertandingan. Yakni Naga Taulo Bebas, Naga Kecepatan, dan Naga Halang Rintang.
“Target kami bawa pulang medali (naik podium, Red),” ucap pria yang akrab disapa Halim itu.
Selanjutnya, Halim merinci bahwa target untuk nomor pertandingan Naga Halang Rintang adalah medali perak. Sementara, untuk nomor Naga Taulo Bebas, targetnya adalah medali perunggu.
“Untuk nomor Naga Kecepatan kami optimis bisa dapat juara di tiga besar. Tetapi semoga saja kami bisa lebih dari ini, mendapatkan emas,” harapnya.
Pemusatan latihan daerah (puslatda) tetap berlangsung di Kota Kediri. Hanya saja, latihan para atlet Kota Tahu ini tetap dipantau ketat dari provinsi. Pasalnya, persaingan di kejurnas ini terbilang ketat. Totalnya ada 20 provinsi yang akan turun di ajang ini.
“Ajang kejurnas ini pasti semua daerah atau provinsi melakukan persiapan yang matang. Kami yang akan membawa nama Jawa Timur akan berusaha memberikan yang terbaik,” tandasnya.
Untuk diketahui, cabor barongsai di Kota Tahu tidak boleh dipandang sebelah mata. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025, cabor ini berhasil mempersembahkan tiga medali emas dan satu medali perak untuk Kota Kediri.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian