KEDIRI, JP Radar Kediri– Belasan atlet muda Kota Tahu tengah berkontestasi dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025.
Totalnya ada 13 atlet dari lima cabang olahraga (cabor). Meliputi wushu, angkat besi, atletik, senam, dan tenis lapangan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri Eko Agus Koko mengungkapkan bahwa meraih medali emas dalam Popnas bukanlah hal yang mudah.
Sebab, para atlet yang telah tergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) biasanya turun dalam ajang multievent ini.
Namun demikian, dia teta berharap para atlet Kota Tahu tetap berjuang untuk membawa medali emas.
“Harus menunjukkan kemampuan maksimal. Kalau memang bisa mendekati performa atlet senior nanti berpeluang masuk pelatnas,” tekan pira yang akrab disapa Koko tersebut.
Sebelum berkontestasi pada Popnas, rata-rata atlet ini telah menjalani pemusatan latihan daerah (Puslatda).
Kurang lebih satu bulan sebelum ajang multievent ini digelar. Puslatda ini pun dilakukan di beberapa daerah di Jawa Timur.
Terpisah, pelatih atletik Kota Kediri Dwinda Abi Permana menerangkan salah satu atletnya akan turun di Popnas 2025.
Adalah Ahmad Dicky Tri Kurniawan yang akan turun di nomor pertandingan tolak peluru. Atlet tersebut pun telah rutin melakoni latihan selama sebulan ini. “Bismillah bisa dapat medali emas,” harapnya.
Menariknya, beberapa atlet Kota Tahu tercatat sudah meraih medali dalam POPN 2025. Adalah Alvin Saputra, atlet angkat besi yang membawa pulang medali perak untuk kategori clean and jerk 123 kg.
Ada pula Achmad Rizal Araya, atlet angkat besi yang meraih medali perak untuk kategori clean and jerk 135 kg.
Editor : Andhika Attar Anindita