Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ilzarbella Aulia Zahra, Peraih Gelar Putra Putri Batik Favorit Kabupaten Kediri 2025, Kalahkan Rasa Tidak Percaya Diri, Meski Baru Memulai

Hilda Nurmala Risani • Minggu, 5 April 2026 | 04:22 WIB
Sosok Ilzarbella Aulia Zahra Duta PP Batik Favorit Kabupaten Kediri Tahun 2025.
Sosok Ilzarbella Aulia Zahra Duta PP Batik Favorit Kabupaten Kediri Tahun 2025.

 

Rasa grogi dan tidak percaya diri pernah begitu lekat dalam diri Ilzarbella Aulia Zahra. Setiap kali harus berbicara di depan umum, kegugupan seolah tak terhindarkan.

Sebelumnya, terjun di dunia duta tak pernah menjadi bagian dari rencananya. Yang menuntutnya untuk punya kemampuan public speaking.

Ilzarbella Aulia Zahra merupakan peraih gelar Putra Putri Batik Favorit Kabupaten Kediri 2025.

Sebelum mengikuti ajang tersebut, gadis yang akrab disapa Bella itu mengaku tak pernah terpikir untuk mengikuti ajang duta seperti itu.

Namun siapa sangka, keikutsertaannya yang tak direncanakan itu justru mengantarkannya pada gelar Putra Putri Batik Favorit.

Bagi Bella, capaian itu bukan datang tiba-tiba. Ada proses panjang yang harus dijalani, dimulai dari dorongan sederhana di dalam keluarga.

Ya, diakuinya keikutsertaannya dalam ajang ini berawal dari keinginan sang ibu.

“Informasi pendaftaran putra putri batik ini muncul di Instagram bunda. Kebetulan bunda sangat ingin anak perempuan satu-satunya ikut di ajang ini. Tentu aku pribadi sangat tidak yakin dan grogi. Tapi bunda yang tetap meyakinkan kalau aku bisa lolos,” ujar gadis berusia 17 tahun itu.

Baca Juga: Mengenal Sosok Agnes Anggi Dwi Mareta, Peraih Gelar Best Motif 2 Putra Putri Batik Kabupaten Kediri 2025

Dari situ, perjalanan Bella dimulai. Minimnya pengalaman modelling membuatnya harus belajar lebih keras.

Tak hanya belajar public speaking, dia juga harus memahami teknik catwalk dari nol.

Demi memberikan penampilan yang terbaik itulah, Bella rela bolak-balik Kediri-Malang untuk mengikuti latihan di sebuah agensi modeling.

“Cape pasti ada. Tapi rasa seru dan semangat untuk menambah ilmu baru lebih banyak. Sehingga rasa capeknya tidak berasa sama sekali,” imbuh gadis yang hobi bermain gitar itu.

Di tengah perjuangan itu, ada harga yang harus dibayar. Kewajibannya sebagai pelajar harus harus dipertaruhkan. Seperti contoh jadwal perlombaan yang berdekatan dengan waktu ujian semester 1 membuatnya harus pandai membagi waktu.

Lalu bagaimana cara Bella membagi waktunya? Ya, dia menjadikan kewajiban tetap sebagai prioritas utama.

Di sisi lain, tetap tidak mengesampingkan perjuangan mengikuti duta putra-putri batik.

Baca Juga: Inilah Sosok Vinanda Prameswati, Perempuan Inspiratif Asal Kediri

“Jadi dalam mempelajari asal usul batik, sejarah, dan makna dari batik Kabupaten Kediri itu saya cicil di tengah huru hara ujian pastinya. Barulah setelah ujian berakhir, saya  memaksimalkan waktu untuk berlatih public speaking. Juga belajar makna motif batik yang akan dikenakan saat hari seleksi tiba,” bebernya.

Meski sudah berusaha semaksimal mungkin, menurutnya tetap ada tangisan dan rasa khawatir jika hasil yang dicapai tidak sesuai harapan.

Apalagi soal catwalk yang paling membuatnya was-was karena baru belajar dalam kurun waktu yang singkat.

“Saat karantina saya merasa paling lelet. Sehingga sering ditegur. Tapi ini yang membuat saya benar-benar belajar dan mengerti bahwa dalam berproses seseorang itu perlu terbentur agar terbentuk,” terang perempuan yang tinggal di Kecamatan  Tarokan itu.

Baca Juga: Mengenal Sosok Jeanette Claurence Jonathan, Galuh Berbakat Kota Kediri 2024

Diakuinya menjadi duta putra putri batik favorit membuatnya kaya akan ilmu dan pengalaman.

Mulai dari pemahaman mendalam tentang batik dan budaya lokal, peningkatan kepercayaan diri, menambah kemampuan public speaking hingga kesempatan memperluas relasi dengan orang-orang hebat.

Juga menyadarkan dia tentang pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan warisan budaya.

Pesan aku untuk teman-teman jangan takut mencoba dan keluar dari zona nyaman. Terus gali potensi diri, percaya pada kemampuan sendiri, dan jadikan budaya sebagai identitas yang membanggakan. Percaya bahwa dengan usaha, konsistensi, dan niat yang tulus, semua orang punya kesempatan untuk berprestasi dan membawa nama daerah menjadi lebih baik,” pungkas Bella. (hilda nurmala risani/ais)

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#ilzarbella aulia zahra #duta PP Batik Favorit Kabupaten Kediri 2025 #public speaking #sosok inspiratif #percaya diri