JP Radar Kediri - Inter Kediri U-17 terus mematangkan persiapannya untuk menghadapi Piala Soeratin Jawa Timur.
Selama dua hari berturut-turut, pelatih menjadwalkan program latih tanding. Tepatnya pada 19 - 20 Juli di Lapangan Manisrenggo, Kota Kediri.
Pada Minggu (19/7), skuad muda Laskar Panji menjalani uji coba bersama Nganjuk Ladang U-17. Keesokannya, tim bertanding dengan Persiga Trenggalek.
Pelatih Inter Kediri U-17 Rudi Haryono mengatakan, program latih tanding secara berturut-turut ini memang bagian dari rencana persiapan.
“Kami menyebutnya pra kompetisi. Jadi kami lakukan uji coba sesuai dengan jadwal Piala Soeratin nanti. Di Piala Soeratin biasanya main dua hari berturut-turut kemudian rest,” jelas Rudi.
Dalam latih tanding ini, dia tampak menyiapkan anak asuhnya ke dalam dua tim. Yakni tim utama dan tim pelapis. Semuanya pun mendapatkan kesempatan bermain.
Baca Juga: Persik Kediri Kembali Pakai Kiper Lokal, Andhika Ramadhani Segera Merapat ke Stadion Brawijaya
Menurut Rudi, memberi menit bermain untuk tim pelapis tetap penting. Tujuannya agar gap dengan tim utama tidak terlalu jauh. “Supaya mendapatkan jam terbang,” tegasnya.
Kabar baiknya, kondisi para pemain dalam keadaan baik. Tidak ada yang mengalami cedera akibat latih tanding tersebut. Hanya saja, Rudi menyebut bahwa kiper utamanya sementara ini harus menepi.
“Bukan cedera. Tetapi kemarin jatuh sendiri dari sepeda, jadi kakinya masih ada luka-luka,” beber Rudi sembari menyebut bahwa sang kiper tersebut tetap siap dimainkan dalam ajang Piala Soeratin nanti.
Sejauh ini, perkembangan anak asuhnya masih sesuai dengan game plan yang disiapkan.
Walaupun ada detail-detail kecil yang masih perlu diperbaiki. Usai latih tanding ini, dia akan segera menyusun ulang program latihan untuk Inter Kediri U-17. “Setelah nanti ada jadwal, kami bikin program latihan baru,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kediri akhirnya menunjuk pelatih baru Rudi Haryono untuk menukangi Inter Kediri U-17 di Piala Soeratin Jawa Timur. Bukan sekadar mengganti pelatih, sebagian besar pemain juga diganti.
Dalam hal ini, mayoritas pemain diambil dari sekolah sepak bola (SSB) Garuda Jaya. Yakni SSB tempat Rudi melatih.
Baca Juga: Faris Akhiri Belasan Musim di Persik Akhir Kisah Musim Minim Laga bagi ‘Legenda Baru’ Macan Putih
Penunjukkannya sebagai pelath sendiri tak lepas dari prestasi timnya dalam ajang Gerindra Cup beberapa waktu lalu. Anak asuh Rudi berhasil menjadi juara empat. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita