KEDIRI, JP Radar Kediri– Tim sepak bola Kota Kediri mulai memanasi mesinnya untuk ajang pekan olahraga provinsi (porprov) tahun depan. Seleksi terbuka telah digelar. Beberapa nama juga sudah dicoret. Kini, tim pelatih akan mulai menyusun program latihan tim.
“Jumlah pemain yang ikut itu cuman 35. Jadi kemarin sudah pencoretan ada tujuh, ini ada sisa 27 (pemain). Lha itu nanti, saya bikin latihan,” terang Alfiat, pelatih kepala tim sepak bola porprov Kota Kediri.
Dia mengatakan, latihan sementara ini masih berjalan satu minggu sekali. Namun terkadang dua kali.
Kedepan, tim pelatih berencana untuk menambah intensitas latihan tersebut. Tetapi, dalam hal ini, Alfiat memang tidak buru-buru. Mengingat jarak kompetisi yang masih panjang.
Baca Juga: Arsenal vs PSG: Gelandang Persik Kediri Jon Toral Dukung The Gunners Menangi Liga Champions
Lebih lanjut, Alfian mengatakan masih ada banyak pekerjaan rumah (PR) yang perlu dikerjakan. Mulai dari konsep menyerang, bertahan, hingga transisi dalam permainan. Dia mengaku, belum semua anak asuhnya memahami konsep tersebut.
“Ini masih proses awal,” katanya.
Kendati demikian, Alfiat selalu optimis ketika menukangi sebuah tim. Apalagi masih ada waktu panjang untuk melakukan persiapan.
Dia meyakini, anak asuhnya bakal menampilkan performa baik nantinya. Sebab, meski baru beberapa kali latihan, dia melihat beberapa pemain menujukkan progres yang bagus.
“Alhamdulillah progres skill pemain bagus-bagus. Tinggal bagaimana tingkatkan fisik dan taktikal aja,” tandasnya saat ditemui usai sesi latih tanding pada Minggu siang (31/5).
Seperti diberitakan, Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Kediri mulai melakukan penjaringan pemain pada 10 Mei lalu.
Seleksi itu diikuti sekitar 35 pemain dari Kota Kediri. Yang mana, pada proses seleksi itu, para pemain diberikan kesempatan untuk melakukan games.
Bisa dibilang, tim sepak bola porprov Kota Kediri saat ini masih belum final. Artinya, proses seleksi masih terus berjalan secara internal.
Alfiat menyebut, pihaknya akan menerapkan sistem promosi dan degradasi. Sistem ini diharapkan bisa memacu para pemain untuk terus menunjukkan performa terbaiknya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita