Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sambut Waisak di Kediri, Umat Mandikan Patung Buddha

Ayu Ismawati • Jumat, 24 Mei 2024 | 16:18 WIB
GURU AGUNG: Umat membersihkan patung Buddha Gautama jelang detik-detik Waisak yang jatuh pukul 20.52 tadi malam.
GURU AGUNG: Umat membersihkan patung Buddha Gautama jelang detik-detik Waisak yang jatuh pukul 20.52 tadi malam.

KEDIRI, JP Radar Kediri — Hari Raya Waisak disambut antusias oleh umat Buddha Kota Kediri. Jelang detik-detik Waisak tadi malam, kemarin siang umat memandikan patung Buddha dan membersihkan seluruh area Vihara Jayasaccako.  

Among Bhikkhu Vihara Jayasaccako Yudi Candavamso mengatakan, persiapan jelang Tri Suci Waisak dilakukan mulai kemarin hingga hari ini. Sebab, tahun ini detik-detik Waisak jatuh pada tadi malam (22/5). Tepatnya pukul 20.52.42 Waktu Indonesia Barat (WIB). “Hari ini (kemarin, Red) memandikan patung saja. Besok (hari ini, Red) baru mulai menata altar,” ujarnya.

Lebih jauh Yudi mengungkapkan, bagi umat Buddha, Tri Suci Waisak merupakan peringatan atas tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama. Yakni, memperingati hari kelahiran sang Guru Agung. Kemudian, tercapainya pencerahan atau kesempurnaan sebagai Buddha. Serta, memperingati Parinibbana atau wafatnya sang Buddha Gautama.

Sebelum puncak perayaan nanti malam (23/5), serangkaian persiapan dan ritual akan lebih dulu dilakukan. Salah satunya, menyiapkan altar untuk sembahyang. “Baru nanti sebelum jam 20.00 (23/5) kami membaca doa dulu,” lanjut pria paro baya yang akrab disapa Yudi itu.

Setelah pembacaan doa, kemudian umat akan melakukan ritual Pradaksina. Yakni, berjalan mengelilingi Vihara sebanyak tiga kali, searah jarum jam. “Baru nanti jelang detik-detiknya, kita duduk untuk meditasi dan memusatkan pikiran kita kepada sang Guru Agung,” terangnya.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, menurut Yudi umat yang hadir cenderung tak bisa diprediksi. Namun, dia memastikan ibadah perayaan Tri Suci Waisak tahun ini bisa diikuti semua umat Buddha.

“Biasanya juga kami selalu kedatangan mahasiswa dari kampus IAIN untuk program keberagaman agama. Besok (hari ini, Red) rencananya juga disaksikan teman-teman dari IAIN,” tandasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, kemarin pembersihan atau pemandian patung Buddha Gautama baru dilakukan di Cetiya. Satu patung Buddha berukuran besar dan beberapa patung kecil tak luput untuk dimandikan dengan air bunga. “Untuk menyambut umat yang besok banyak beribadah di sini, makanya dilakukan bersih-bersih dulu,” imbuhnya. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

         

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#hari raya #waisak #Umat Budha #patung budha #kota kediri