Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Optimisme KPU Kabupaten Kediri soal Partisipasi Pemilu

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 3 Juli 2023 | 17:59 WIB
DAYA TARIK: Suasana kirab pemilu di kantor Kecamatan Banyakan. KPU Kabupaten Kediri menargetkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2024 mencapai 85 persen.
DAYA TARIK: Suasana kirab pemilu di kantor Kecamatan Banyakan. KPU Kabupaten Kediri menargetkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2024 mencapai 85 persen.

KEDIRI, JP Radar Kediri – KPU Kabupaten Kediri optimistis dalam mendongkrak partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024 mendatang. Mereka memasang target tidak sedikit untuk itu. Yakni mencapai 85 persen partisipasi masyarakat.

“Sudah banyak upaya kami lakukan. Makanya kami menargetkan segitu,” ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Eka Wisnu Wardhana saat ditemui oleh wartawan Jawa Pos Radar Kediri.

Wisnu menambahkan, pihaknya telah melakukan serangkaian sosialisasi untuk mendongkrak partisipasi pemilih. Salah satunya dengan mengadakan kirab belasan bendera partai politik (parpol) di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri. Menurutnya, kirab bendera parpol tersebut cukup menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Pasalnya, Wisnu melihat langsung fenomena yang ada di lapangan. Beberapa warga yang ditemuinya sudah mengetahui tentang Pemilu 2024 mendatang. Seperti halnya pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. “Tidak hanya itu, pihaknya juga mengadakan serangkaian lomba dan interaksi dengan masyarakat,” kata alumnus Uniska Kediri tersebut.

Pihaknya berharap, antusiasme tersebut dapat terus dibawa hingga nanti. Sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berlangsung meriah. Dengan tingkat paritisipasi yang tinggi dari pemilih. “Kami ingin banyak pemilih yang berpartisipasi,” tegasnya.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Kediri telah menggelar rapat pleno penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pada Rabu (21/6). Tercatat, ada sebanyak 1.262.944 orang masuk dalam daftar tersebut. Namun begitu, jumlah ini justru berkurang sebanyak 3.047 orang dari sebelumnya. Karena adanya pemilih meninggal dunia, pindah domisili, dan adanya data ganda.

Pria yang akrab disapa Wisnu tersebut mengatakan, jumlah pemilih laki-laki di Kabupaten Kediri menjadi sebanyak 635.871 orang. Sedangkan pemilih perempuan sebanyak 627.073 orang. Pendataan DPT tersebut dilakukan di 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri. Meliputi 344 kelurahan/desa dan 4.821 tempat pemilihan suara (TPS).

“Semua TPS kami buat ramah disabilitas. Tidak boleh ada tangga. Harus landai agar mudah diakses,” tandas pria berumur 41 tahun tersebut.

Lebih lanjut, pria berkacamata tersebut menegaskan bahwa penetapan DPT sangat vital. Hasil penetapan tersebut akan dijadikan landasan untuk menentukan jumlah logistik, daerah pemilihan, dan partisipasi pemilih.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

Editor : Anwar Bahar Basalamah