Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dhito Lantik 5 Kadis, Vinanda Kocok 43 Pejabat, Pemkab Kediri dan Pemkot Kediri Memutasi Puluhan ASN

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 9 Januari 2026 | 19:19 WIB

 

 

PR BERAT: Bupati Hanindhito Himawan Pramana melantik lima kepala dinas. Dia meminta para pejabat tidak terjebak zona nyaman karena mutasi bisa terjadi setiap saat. (Foto: Wahyu Adji)    
PR BERAT: Bupati Hanindhito Himawan Pramana melantik lima kepala dinas. Dia meminta para pejabat tidak terjebak zona nyaman karena mutasi bisa terjadi setiap saat. (Foto: Wahyu Adji)  

KEDIRIJP Radar Kediri -Gerbong penyembuhan di Pemkab Kediri dan Pemkot Kediri bergerak berbarengan kemarin. Bupati Hanindhito Himawan Pramana melantik lima kepala dinas baru.

Sedangkan Wali Kota Vinanda merotasi 43 pejabat fungsional dan pejabat struktural eselon III serta eselon 4.

Mutasi di Kabupaten Kediri berlangsung di gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri.

Bupati Dhito melantik empat pejabat eselon III yang dipromosikan menjadi kepala dinas atau pejabat eselon II.

Mereka adalah Sekretaris KPUD Kabupaten Kediri Rendy Agatha Sakaira yang kemarin dilantik menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Dia menggantikan pelaksana tugas Noor Rokhayati yang memasuki masa pensiun.

Kemudian, Kabag Umum Mustika Adi Prayitno dilantik menjadi kepala dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud).

Setelah 'magang' sebagai pelaksana tugas, Mustika akhirnya dipercaya sebagai pejabat definitif di sana.

Pejabat ketiga yang mendapat promosi adalah Camat Wates Subur Widono yang kemarin dilantik menjadi kepala dinas sosial.

Dia mengisi jabatan yang selama ini diduduki Ariyanto sebagai pelaksana tugas.

Satu camat lain yang mendapat promosi adalah Nizam Subekti. Pria yang sebelumnya menjabat Camat Pare itu dilantik menjadi kepala dinas perhubungan.

Sebelumnya dia juga 'magang' sebagai pelaksana tugas di sana.

Selain keempatnya, Dhito juga melantik Wirawan sebagai Inspektur Kabupaten Kediri.

Posisinya di kepala dinas kependudukan dan catatan sipil sebagai pejabat pelaksana tugas.

“Saya percaya saudara akan menjalankan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ungkap Dhito dalam pelantikan kemarin.

Suami Eriani Annisa mengatakan, ada beberapa pekerjaan yang harus dituntaskan oleh para pejabat baru. Kepada kepala dinas sosial, Dhito meminta agar Subur memperbaiki data.

“Bagaimana desil 1 sampai dengan desil 5, desil 6 sampai dengan desil 10 tidak boleh tertukar,” terang Dhito sambil menyebut hal itu dilakukan agar bantuan sosial bisa tepat sasaran.

Bapak dua anak itu juga meminta dinas sosial melakukan reaksi cepat terhadap kondisi-kondisi yang tidak menuntu.

Misalnya saat ada lansia yang membutuhkan pertolongan kesehatan dan sosial.


Sedangkan kepala disparbud diberi tugas yang relatif 'berat'. Mulai memperbaiki objek wisata dan menutup kebocoran retribusi pariwisata.

"PAD nggak boleh turun. Kebocoran dari dinas pariwisata bagi saya masih cukup tinggi," tandasnya.

Hal serupa juga dikemukakan oleh dinas perhubungan. Menurut Dhito masih banyak retribusi di dishub yang bocor.

Oleh karena itu, dia meminta agar Nizam bisa menyelesaikannya.

Nah , bapak kan galak. kegalakan bapak itu seyogyanya diimplementasikan untuk memperbaiki retribusi parkir yang selama ini belum masuk PAD Pemerintah Kabupaten ini,” tegasnya.

Inspektorat juga tidak luput dari evaluasi. Dhito meminta agar inspektorat tidak hanya meningkatkan skor. Melainkan perlu memperhatikan realita di lapangan.

“Pak Inspektur harus siap tidak disukai oleh teman-teman sendiri,” tandasnya sambil meminta kepala BKPSDM untuk menyiapkan peta jalan manajemen talenta pegawai.

Selebihnya, para kepala OPD yang tidak dimutasi juga diminta untuk berbenah.

“Jangan merasa berada di zona nyaman. Sewaktu-waktu mutasi bisa saja dilakukan sesuai kebutuhan organisasi,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati juga merotasi puluhan pejabat eselon IV di Kota Kediri. Ada pula beberapa pejabat fungsional yang beralih.

Total ada 43 pejabat yang kemarin dilantik. Di antaranya, dr Rini Hidayat yang diangkat sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD Gambiran.

Selain itu, ada 13 jabatan fungsional bidang kesehatan yang kemarin diangkat. Kemudian, tiga staf fungsional yang dirotasi.

Selebihnya, ada 26 pejabat struktural yang dilantik. Mereka adalah sekretaris kelurahan hingga kepala seksi (kasi) dan kepala sub bagian (kasubbag) di kantor kecamatan.

“Ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme,” kata Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati usai pelantikan di ruang Joyoboyo Pemkot Kediri kemarin.

Di depan pejabat baru dilantik kemarin, Vinanda juga memberikan tantangan yang akan dihadapi. Khususnya di birokrasi pemerintahan.

Pemimpin muda itu menyebut jabatan fungsional merupakan ujung tombak profesionalisme dalam pemerintahan lingkungan.

“Sedangkan jabatan struktural menjadi penggerak keharmonisan organisasi. Saya minta keduanya dapat berkolaborasi secara lincah,” lanjut Vinanda sambil menyebut tahun 2026 ini tantangan yang akan dihadapi semakin berat.

Untuk para pejabat baru dilantik, Vinanda meminta mereka segera beradaptasi.

Dia juga kembali menegaskan, agar para pejabat dan pegawai fungsional melaksanakan tiga pedoman kerja. Yakni, meningkatkan integritas dengan menghindari praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Integritas harus menjadi harga mati. Kemudian juga loyalitas yang harus ditingkatkan,” beber alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang ini.

Dia juga menegaskan, pejabat publik harus loyal terhadap regulasi dan pelayanan publik.

“Kemudian harus adaptif dan jangan anti-kritik. Harus terbuka dengan masukan masyarakat. Terutama melalui kanal-kanal pengaduan yang sudah kita miliki,” tandasnya.

Dengan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, Vinanda juga berpesan agar pejabat baru bisa meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya.

Sehingga pelayanan publik dapat terus maksimal dan dapat dirasakan dampaknya bagi masyarakat. “Setelah ini segera lakukan serah terima jabatan dan lakukan konsolidasi di unit kerjanya masing-masing,” imbuhnya.

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#kabupaten kediri #Bupati Hanindhito Himawan Pramana #Wali Kota Vinanda Prameswati #mutasi jabatan #kota kediri