Setelah dilakukan groundbreaking proyek revitalisasi Jl Stasiun pada 24 Juni lalu oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, dua rekanan langsung mengebut realisasi proyek.
Mewujudkan beautifikasi jalan berkonsep era kolonialisme di ikon baru Kota Kediri itu.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Yono Heryadi mengatakan, hingga akhir Juli ini proyek revitalisasi Jl Stasiun masih terus berprogres.
“Bahkan sekarang plus (realisasi melebihi target),” ungkap Yono.
Pantauan koran ini, sejumlah alat berat terlihat membongkar drainase di Jl Stasiun. Kemudian, median jalan yang memisahkan lajur kanan dan kiri sudah sepenuhnya hilang alias rata dengan aspal.
Baca Juga: Soroti Pengubahan Tata Ruang Area Stasiun Kediri, Dewan Minta Hal Ini ke PT KAI
Seperti konsep awal, Jl Stasiun akan dikemas menjadi area bernuansa kolonialisme. Tak ubahnya bangunan stasiun yang merupakan peninggalan Belanda.
Jalan yang sekarang masih berupa aspal nantinya akan diganti dengan cobblestone atau batu berangkal yang estetik.
Jenis batu ini juga dipakai untuk beberapa titik jalan di Malioboro, Jogjakarta.
Selanjutnya, trotoar Jl Stasiun juga akan dibuat lebih lebar. Yang semula hanya dua meter, nantinya akan menjadi lima meter.
Dilengkapi dengan ornamen-ornamen khas zaman kolonial. Mulai lampu-lampu hingga kursi yang akan ditata di sana.
Baca Juga: Dinas PUPR Kota Kediri Libas Tiang Kabel Fiber Optic di Jalan Basuki Rahmat
Kemudian, lanskap Jl Stasiun juga akan ditata ulang.
“Pohon-pohonnya nanti baru semua. Makanya nanti yang membutuhkan waktu agak lama itu saat pembangunan jalan karena batu-batunya ditata satu per satu,” lanjut pria yang berprofesi sebagai arsitek itu.
Yono bersyukur, salah satu program unggulan Wali Kota Vinanda Prameswati itu mendapat dukungan warga di Jl Stasiun.
Agar bisa selaras dengan jalan yang bernuansa kolonial, mereka juga bersedia untuk menyeragamkan kanopi rumah secara tematik. “Kanopi rumah warga nanti akan diseragamkan sesuai tema,” terang Yono.
Baca Juga: Jalan Stasiun Kota Kediri Akan Ditutup Sebagian, Begini Penjelasan Dinas PUPR
Akhir tahun ini revitalisasi Jl Stasiun ditarget bisa selesai. Selanjutnya, pemkot akan melanjutkan dengan menata Jl Dhoho.
Ruas jalan ikonik di Kota Kediri akan ditata dengan konsep Dhoho Street Night. Tahun ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah membuat studi kelayakan penataan jalan tersebut.
Selanjutnya, di perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti, dinas PUPR akan mengajukan perencanaan proyek.
“Mbak Wali (Wali Kota Vinanda) sangat concern dengan penataan Jl Stasiun. Penataan dilanjutkan ke Jl Dhoho agar tidak terputus,” urainya.
Ke depan, penataan Jl Stasiun dan Jl Dhoho akan diintegrasikan dengan penataan kawasan parkir dan kuliner di Jl Stasiun.
“Kuliner di Jl Dhoho banyak tapi belum tertata. Kalau semua tertata, ini bisa menunjang kepariwisataan. Sesuai visi misi Mbak Wali D`Cito,” tandas Yono.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira