KEDIRI, JP Radar Kediri- lahan pertanian di Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto mengalami pengurangan jumlah.
Terpangkasnya lahan produktif untuk pertanian itu disebabkan karena adanya proyek strategis nasional (PSN) jalan tol.
Berkurangnya lahan pertanian itu pasti akan berdampak pada pengurangan hasil pertanian.
Terutama padi. Sejauh ini Kelurahan Ngampel termasuk daerah yang menjadi penyuplai hasil pertanian padi.
Untuk diketahui, sebelum terdampak proyek nasional. Luas lahan pertanian di Kelurahan Ngampel sejumlah 28,8 hektar.
Dengan rincian tanah kas kelurahan sebesar 11 hektare. Dan tanah warga sebesar 17,8 hektare
Setelah ada proyek tol, dan dilakukan pendataan sekarang luas lahan pertanain berkurang sebanyak 50.739 meter persegi.
Atau seluas 5,07 hektare. Lahan yang hilang itu milik 24 orang warga Kelurahan Ngampel, Mojoroto.
“Tidak seluruhnya terdampak. Hanya 1/3 dari total lahan keseluruhan,” ungkap Kasi Pemerintahan Kelurahan Ngampel, Roisatul Muslimah.
Dia menambahkan pendataan lahan yang terdampak PSN sudah dilakukan sejak 2023 lalu. Namun hingga saat ini, pembangunan jalan tol Kediri-Tulungagung belum ada tahap lanjutannya. Termasuk ganti rugi maupun waktu realisasinya.
“Belum ada informasi lanjutan hingga kini,” jelas Roisatul.
Disisi lain, pembangunan perumahan di Kelurahan Ngampel juga ikut mengurangi luas lahan pertanian.
Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kediri, sekarang ada sekitar 6 perumahan yang berdiri di Kelurahan Ngampel.
Lokasinya berada di RT 02, RT 05, RT 08, RT 14, RT 16, dan RT 20. Kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah.
“Kalau untuk perumahan izinnya langsung antara pemilik lahan dengan pengembang. Jadi kurang tahu untuk luas lahan yang dibangun perumahan,” tegas Roisatul warga Desa Jatirejo Kecamatan Banyakan.
Sejauh ini, masyarakat belum ada yang mengajukan keluhan terkait pengurangan lahan pertanian.
“Tidak ada komplain ke pihak kelurahan terkait permasalahan ini,” pungkas Roisatul.
Pembangunan yang terjadi di Kelurahan Ngampel itu bisa memberikan keuntungan dan kerugian.
Menguntungkan karena bisa mendongkrak ekonomi. Namun di sisi lain bisa berdampak pada lingkungan dan berkurangnya produksi pertanian.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah