KEDIRI, JP Radar Kediri-Sejumlah calon pelamar rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) kecele. Hingga kemarin, beberapa pelamar mengaku belum bisa mengakses informasi rekrutmen calon abdi negara tersebut.
Padahal, pendaftaran sudah dibuka dan sesuai jadwal berlangsung hingga 20 Oktober mendatang.
Anggi, salah satu pendaftar mengaku mengecek situs BKPSDM Kota Kediri sejak Senin (30/9) malam. Dia berusaha mencari informasi terkait kebutuhan formasi yang dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri.
“Informasi terkait formasi, tesnya apa saja, itu teman-teman juga belum tahu. Tadi malam (30/9) cek pengumuman juga belum ada,” kata perempuan 35 tahun itu.
Guru honorer daerah (honda) di salah satu sekolah dasar di Kota Kediri itu memang sengaja ingin mendaftar di awal. Sebab, kerap kali server down saat mendekati batas akhir pendaftaran. Atau, saat traffic kunjungan server meningkat signifikan karena banyaknya pengakses.
“Makanya biasanya teman-teman banyak yang berusaha akses web di awal-awal,” ungkapnya.
Namun, hingga kemarin siang situs pendaftaran tersebutbelum bisa diakses. Anggi yang sedianya ingin mendaftar di formasi guru itu hanya bisa membuat akun.
“Baru bisa bikin akun, tapi belum bisa lanjut untuk daftar. Buka link pendaftarannya belum bisa,” beber perempuan asal Kecamatan Pesantren itu.
Dikonfirmasi terkait kebingungan calon pelamar tentang rekrutmen PPPK, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri Un Achmad Nurdin belum memberikan tanggapan. Pesan WhatsApp dan sambungan telepon dari koran ini tidak direspons.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri di situs BKPSDM Kota Kediri, pengumuman tentang pengadaan calon PPPK formasi 2024 Pemerintah Kota Kediri baru diunggah sekitar pukul 15.00. Dalam pengumuman tersebut, pengadaan PPPK dibagi dalam dua periode.
Periode 1 diperuntukan bagi pelamar prioritas guru, eks tenaga honorer kategori 2, dan tenaga non-ASN yang terdata dalam pangkalan data (database) BKN. Periode itu direncanakan berlangsung mulai 30 September 2024 – 28 Februari 2025.
Sedangkan periode 2 diperuntukan bagi pelamar tenaga non-ASN yang aktif bekerja di instansi Pemkot Kediri. Termasuk lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang terdaftar dalam pangkalan data kelulusan PPG di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Periode ini dijadwalkan mulai 1 November 2024 – 31 Juli 2025.
Sebelumnya diberitakan, Pemkot Kediri membuka 199 formasi dalam rekrutmen PPPK tahun ini. Rinciannya, 90 tenaga guru, 26 tenaga kesehatan, dan 83 tenaga teknis. “Kualifikasinya kami bikin menyeluruh.
Mulai SLTA (SMA), diploma, sampai S-1,” ungkap Un sembari menyebut yang paling banyak dibutuhkan adalah kualifikasi lulusan SMA.
Hal itu dilakukan karena menurut Un, kualifikasi pendidikan tenaga honorer di Pemkot Kediri paling banyak merupakan lulusan SMA.
Tahun ini, pemkot ingin memberi wadah para tenaga honorer daerah (honda) agar bisa mengikuti rekrutmen menjadi ASN.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah